Senat AS voting bantuan pandemi ketika kekhawatiran membesar di New York

Washington (AFP) - Senator pada Rabu siap meloloskan paket penyelamatan terbesar dalam sejarah modern AS untuk dunia usaha dan warga Amerika biasa yang sangat terpukul oleh virus corona di tengah kekhawatiran New York bisa menjadi pusat pandemi berikutnya.

Amerika Serikat kini memiliki lebih dari 62.000 kasus terkonfirmasi, yang merupakan jumlah tertinggi ketiga secara global di belakang China dan Italia. Sekitar separuhnya berada di negara bagian New York.

"Kita masih menghadapi lintasan yang naik," kata Gubernur New York Andrew Cuomo, seraya menambahkan bahwa sekitar 12 persen warga yang dites positif memerlukan rawat inap.

Cuomo mengatakan para pejabat kesehatan mengantisipasi sekitar 120.000 pasien virus corona mendatangi rumah sakit-rumah sakit di New York, yang memiliki kapasitas 50.000 tempat tidur.

Negara bagian itu memiliki sekitar 30.000 kasus terkonfirmasi dengan 285 korban meninggal, kata dia.

Namun sang gubernur menunjuk bukti yang memperlihatkan aturan ketat diam di rumah yang diberlakukan di New York dan langkah-langkah jaga jarak sosial telah memperlambat tingkat rawat inap.

"Panah menuju ke arah yang benar," kata Cuomo kepada wartawan.

Lebih dari separuh penduduk AS saat ini berada dalam berbagai macam lockdown karena pihak berwenang di seluruh negeri berusaha membendung wabah ini.

Birmingham, Alabama dan Charlotte, North Carolina sudah menjadi kota-kota besar AS berikutnya yang memerintahkan penduduknya diam di rumah.

Harga saham di bursa Wall Street bergerak bervariasi karena pasar menantikan voting atau pemungutan suara untuk paket senilai 2 triliun dolar yang digiring para pemimpin kongres guna mendorong perekonomian AS.

Dow Jones Industrial Average naik lebih dari lima persen sebelum tergelincir kembali namun tetap naik 2,39 persen, pada 21.200,55 poin. Indeks S&P 500 naik 1,15 persen menjadi 2.475,56 dan indeks Nasdaq tertekan 1,11 persen menjadi 7.469,61.

Selasa sebelumnya Dow melonjak 11,4 persen atau mencatat persentase kenaikan dalam satu hari terbesar sejak 1933.

Setelah debat sengit, Kubu Republik dan Demokrat di Senat serta Gedung Putih semalam mencapai kesepakatan dalam paket bantuan.

"Akhirnya, kami bersepakat," kata Pemimpin Mayoritas Senat Mitch McConnell, menyanjung "investasi selevel masa perang ke negara kita."

Paket ini akan menggelontorkan dana tunai langsung ke tangan jutaan warga Amerika yang terhimpit krisis virus, memberikan hibah kepada usaha kecil dan ratusan miliar dolar pinjaman untuk korporasi-korporasi besar termasuk maskapai-maskapai.

Paket ini bakal menjadi penyelamatan terbesar yang pernah ada, bahkan lebih kecil dari dana talangan 2008, ketika sebuah krisis keuangan dunia membuat terperosok perekonomian AS.

Senat bersidang siang hari (17.00 GMT), namun tiga jam kemudian masih belum menjadwalkan pemungutan suara, sekalipun McConnell menegaskan bahwa para senator akan "meloloskan paket bantuan bersejarah ini hari ini."

Cegukan menit-menit terakhir terjadi ketika teks -termasuk kesalahan penyusunan tunjangan pengangguran- telah memundurkan pemungutan suara ke kemungkinan Rabu malam.

Legislasi ini kemudian dikirimkan ke Dewan Perwakilan Rakyat untuk disetujui dan kemudian Presiden Donald Trump untuk ditandatangani.

Ketua DPR Nancy Pelosi mengatakan kepada rekan-rekannya bahwa kompromi Senat "tidak terlalu jauh" dari yang dia inginkan dalam kaitannya dengan tujuan-tujuan Demokrat, dan bahwa kaukusnya sedang meninjau ketentuan terakhir guna menentukan jalan ke depan nanti.

Di tengah kian bertambahnya infeksi, RUU Senat mengusulkan sekitar 130 miliar dolar dana untuk rumah sakit yang sangat membutuhkan alat pelindung, tempat tidur perawatan intensif dan ventilator.

Trump mencuit Rabu bahwa empat rumah sakit sedang dibangun di New York dengan bantuan pemerintah pusat "bergerak sangat baik, lebih cepat dari jadwal."

"Banyak ventilator tambahan juga dikirimkan," kata dia.

Trump pada Selasa menyuarakan harapan bahwa negara itu bisa mulai buka kembali demi Paskah namun penasihat penyakit menular terkemukanya, Anthony Fauci, mengatakan jadwal mesti tetap "sangat fleksibel."

Trump menghadapi pertarungan menuju keterpilihan kembali tahun ini dan kampanyenya dibatalkan oleh pandemi virus corona.

Dia mengatakan pada Selasa bahwa jaga jarak sosial telah menimbulkan terlalu banyak kesengsaraan bagi perekonomian. Dia menambahkan bahwa dia ingin negara itu dibuka menjelang Paskah yang jatuh pada 12 April.

Kemudian, Trump seperti menarik ucapannya soal Paskah itu pada sebuah konferensi pers bersama Fauci.

"Kami hanya akan melakukannya jika itu baik," kata Trump.

Sekitar 870 orang meninggal akibat virus corona di AS, kata Universitas Johns Hopkins.

Di hotspot wisata Florida di Miami, pantai dan taman ditutup, pintu masuknya ditutup oleh garis kuning polisi.

Dermaga-dermaga dan marina ditutup guna menghindari terulangnya pesta pantai yang tersebar luas menjadi berita akhir pekan lalu.

"Berat saat Anda hidup sendirian menjadi lebih sendirian lagi, tetapi saya kira kita beruntung hidup di saat teman-teman dalam jangkauan WhatsApp," kata Rosa Jimenez-Cano, seorang warga Spanyol berusia 39 tahun yang tinggal di Miami.

cl-lm-mlm/ft