Senator AS Ngotot Agar Joe Biden Tak Buat Kesepakatan dengan Pembuat Chip China

Merdeka.com - Merdeka.com - Pemimpin Mayoritas Senat AS Chuck Schumer dan Senator Republik John Cornyn sedang melobi pemerintah habis-habisan untuk melarang membuka keran bisnis dengan pembuat chip asal China. Hal ini seperti dilaporkan Reuters dari Politico, Jumat (18/11).

Para senator ingin melakukan amandemen Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional agar pemerintah AS dapat memblokir akses ke produk dan layanan semikonduktor yang dibuat oleh perusahaan China.

Langkah itu akan memperluas ketentuan yang sudah melarang lembaga pemerintah melakukan bisnis dengan perusahaan telekomunikasi atau kontraktor China yang menggunakan teknologi mereka.

Undang-undang tersebut harus segera disahkan oleh Senat dan parlemen pada akhir tahun ini sebelum dikirim ke Gedung Putih untuk ditandatangani Presiden Joe Biden agar disahkan menjadi undang-undang.

Bulan lalu, pemerintahan Biden menerbitkan serangkaian kontrol ekspor, termasuk langkah untuk memutus China dari chip semikonduktor tertentu yang dibuat di mana pun di dunia dengan peralatan AS.

Menariknya pada pertemuan KTT G20 di Bali pekan lalu, Joe Biden dan Presiden China Xi Jinping melakukan pertemuan dan di akhir sesi mereka berjabat tangan dengan penuh senyum. Ini merupakan pertemuan tatap muka pertama bagi kedua pemimpin di tengah memanasnya hubungan kedua negara dalam beberapa tahun terakhir.

Dalam pertemuan yang berlangsung tiga jam itu, Biden menyampaikan kepada Xi, mereka berdua bertanggung jawab untuk mencegah persaingan kekuatan kedua negara menjadi konflik.

"Sebagai pemimpin kedua negara, kami sama-sama bertanggung jawab, menurut pandangan saya, untuk menunjukkan bahwa China dan AS bisa mengatasi perbedaan kami, mencegah persaingan menjadi konflik, dan menemukan jalan untuk bekerja sama dalam isu-isu global yang memerlukan kerjasama yang saling menguntungkan," jelas Biden dalam pidatonya di depan wartawan. [faz]