Seni, belanja, makan dan belajar sejarah di Bras Basah Bugis

·Bacaan 8 menit

Bras Basah Bugis (BBB) kawasan yang memiliki pesona unik sehingga dapat memberi pengalaman berbeda saat Anda berkunjung ke Singapura.

Kawasan ini merupakan rumah dari berbagai museum, universitas, rumah ibadah, monumen sejarah, dan pusat perbelajaan di Singapura. Oleh karena itu BBB sering disebut sebagai distrik sejarah, budaya, dan seni Singapura.

Sejarah BBB dimulai pada 1800-an, yang merupakan daerah pinggir kota dari pusat kota yang saat ini berdiri Raffles Place. Nama Bras Basah konon diambil dari karung-karung beras yang diletakkan di tepi Sungai Bras Basah yang sekarang dikenal sebagai Kanal Stamford.

Daerah BBB dahulu adalah tempat para pelaut dan pangkalan militer. Namun BBB berkembang dari daerah pinggir kota menjadi daerah metropolitan yang tetap mempertahankan unsur budaya dan sejarah Singapura. Seiring waktu BBB juga menjadi distrik seni.

Baca juga: Sejumlah wisata akhir tahun dan kuliner di Hong Kong

Baca juga: Garuda Travel Fair kembali hadir dengan diskon hingga 80 persen

Anda dapat menemui berbagai perguruan tinggi ternama di sini, seperti Singapore Management University, LASALLE College of the Arts, dan the Nanyang Academy of Fine Art. Oleh karena itu BBB juga sering disebut sebagai rumahnya para seniman.

Di sini Anda juga dapat menemukan gereja, kelenteng, dan kuil Hindu yang bersejarah. Bagi wisatawan mancanegara, BBB juga terkenal sebagai destinasi belanja dengan harga yang bersahabat dengan dompet. BBB juga terkenal akan banyak tempat wisata dan tempat makan ramah Muslim.

Mari bertualang di Bras Basah Bugis dengan rekomendasi aktivitas menyenangkan ramah muslim seperti belanja, makan dan belajar sejarah di BBB, dikutip dari siaran resmi Singapore Tourism Board, Rabu.

Belanja
Stasiun MRT Bras Basah dan Bugis adalah pintu gerbang menuju pusat perbelanjaan di BBB. Ada lima tempat belanja yang paling terkenal di BBB, yaitu Bugis Street, Bugis+, Bugis Junction, Kapok at National Design Centre, dan Bras Basah Complex.

Kelima tempat belanja ini mewakili karakter konsumen yang berbeda, karena memiliki komoditas yang berbeda. Mari simak panduan belanja di lima pusat perbelanjaan BBB yang sesuai karakter dan kebutuhan Anda.

Bugis Street
Bugis Street terkenal sebagai pusat fashion dengan harga terjangkau di Singapura. Anda dapat menemukan pakaian, tas, sepatu, dan aksesoris terjangkau di sini. Di sini juga terdapat gerai camilan untuk oleh-oleh dan street food seperti Hakka yam cake (camilan dari talas), ayam goreng ala korea, kaya balls (gorengan isi srikaya), crepe, dan masih banyak lagi untuk mengisi perut yang lapar saat berbelanja.

Bugis+
Pusat perbelanjaan dengan 10 lantai ini persis ada di sebelah Bugis Street. Bugis+ merupakan mal besar yang nyaman untuk belanja. Anda dapat menemukan berbagai merek pakaian street wear dan restoran ternama di mal yang memiliki sepuluh lantai ini.

Bangunan Bugis+ begitu ikonik karena bentuknya yang disebut “crystal mesh” atau jaring kristal. Gedung ini memantulkan cahaya dan lampu penerangan dengan teknologi canggih sehingga menarik minat pengunjung yang lewat.

National Design Centre (NDC)
Tempat ini adalah rumah dari butik lokal Singapura. Anda dapat menemukan berbagai merek dan koleksi pakaian dari desainer ternama Singapura yang masing-masing memiliki kisahnya sendiri. NDC juga merupakan rumah bagi Design Singapore Council atau dewan nasional untuk desain. Dewan ini mengembangkan sektor desain, dan membantu Singapura menggunakan desain untuk inovasi dan pertumbuhan.

Bugis Junction
Mal yang terkenal sebagai destinasi belanja anak muda karena di sini tempat membeli merek pakaian fesyen kekinian dan berbagai aksesoris anti mainstream seperti tas atau perhiasan buatan sendiri. Mal ini juga terdiri dari tiga blok area rumah toko (ruko) bersejarah dari zaman pra perang yang masih dipertahankan dalam bentuk asli.

Bras Basah Complex
Inilah surga bagi Anda yang memiliki hobi atau pekerjaan yang berkaitan sengan seni. Ada banyak toko alat musik dan seni di sini.

Tak haya itu, Anda dapat menemukan toko alat olahraga, toko buku, dan dekorasi rumah di sini. Salah satu toko yang terkenal di sini adalah When I was Four, sebuah toko serba ada dengan banyak barang buatan tangan. Bras Basah Complex sering disebut sebagai tempat berkumpulnya anak-anak hipster yang gaul dan trendi.

Bersantap di restoran dan kafe layak instagram yang ramah muslim

Anda dapat menemukan makanan dari berbagai negara seperti Asia, Barat, lengkap dari makanan pembuka sampai makanan penutup. Ada banyak kafe dan restoran di BBB yang meiliki desain interior Instagrammable dan makanan tertata cantik. Berikut ini beberapa rekomendasi restoran dan kafe Instagrammable di BBB yang ramah Muslim.

Josh’s Grill (HO/STB)
Josh’s Grill (HO/STB)

Big Fish Small Fish
Menu utama dari restoran ini adalah Fish and Chips dengan varian ikan yang beragam, dari Dory, Hoku, Snow Cod, Hake, sampai Haddock. Salah satu yang menarik dari restoran ini, pengunjung bisa memilih sendiri saus yang mereka inginkan untuk cocolan Fish and Chips seperti Salted Egg Sauce, Cheese Sauce, dan Curry Sauce. Anda dapat mengisi ulang saus tersebut dengan gratis jika habis. Big Fish Small Fish juga terkenal akan pilihan menu a la carte, platter, buckets, dan kids meal, sehingga bisa menjadi pilihan restoran keluarga.

Josh’s Grill
Johs's Grill, restoran steak casual dengan pilihan steak daging sapi, ayam, dan seafood yang beragam. Restoran ini terkenal akan steak dengan daging berkualitas namun harganya terjangkau. Jangan lupa cicipi Grilled Chicken Chops, Josh’s Famous Onion Rings, Fish & Chips, dan Prawn Aglio Olio mereka yang disukai banyak orang.

Al-Jilani Restaurant
Lapar tengah malam? Anda bisa mengandalkan Al-Jilani Restaurant yang buka 24 jam. Restoran casual ini menjual makanan khas India, Melayu, dan Barat. Makanan unggulannya ada nasi briyani, roti prata (paratas), dan murtabak (martabak goreng khas India). Harga makanan di restoran ini juga terjangkau dengan porsinya yang besar.

Belajar sejarah
Sebagai salah satu distrik tertua di Singapura, BBB punya banyak tempat untuk belajar sejarah Singapura. Anda dapat belajar sejarah tak hanya di museum, tetapi juga lewat rumah ibadah dan jalanan yang sarat sejarah seperti rekomendasi tempat berikut.

Peranakan Museum (HO/Google Arts&Cculture)
Peranakan Museum (HO/Google Arts&Cculture)

National Museum of Singapore
Museum tertua di Singapura ini buka sejak 1887. Anda dapat belajar mengenai sejarah dan budaya Singapura khususnya pembangunan sejak zaman kolonial sampai sekarang. Museum ini juga terkenal akan berbagai program menarik misalnya program pameran khusus lansia, workshop untuk anak-anak dan orangtua, pertunjukkan film, dan festival.

Museum Peranakan
Gedung museum ini mencolok dari tampak depan, dengan desain bangunan bergaya neo klasik dari tahun 1910. Isi pameran museum tak kalah seru, karena Anda dapat menemukan sejarah imigran dari Tiongkok yang datang ke Singapura, Indonesia, dan Malaysia dan menetap yang kini disebut sebagai peranakan atau tionghoa. Anda dapat belajar berbagai budaya peranakan yang detail dari seni tradisional, makanan, adat pernikahan, dan masih banyak lagi di museum ini.

Waterloo Street
Anda dapat menemui tiga rumah ibadah bersejarah di sepanjang Waterloo Street. Ada kuil Hindu Sri Krishnan Tempe yang dibangun pada 1879, kelenteng Thong Hood Cho Temple yang dibangun pada 1882, dan sinagoge tertua di Asia Tenggara yaitu Maghain Aboth Synagogue yang buka sejak 1830. Rumah ibadah ini dapat dikunjungi semua orang, tetapi pastikan untuk berpakaian sopan dan tidak mengganggu jalannya ibadah.

Seni
Mencoba aktivitas yang berkaitan dengan seni di BBB dapat menjadi agenda kegiatan yang seru. Selain itu, aktivitas seni dapat menjadi sarana untuk rekreasi dan melatih kreativitas saat berlibur.
Berbagai kegiatan seni yang dapat Anda lakukan di sini misalnya berkunjung ke museum seni, ikut workshop, atau berkunjung ke pameran seni.

Mural Sing Along If You Know The Words (HO/Speakcryptic)
Mural Sing Along If You Know The Words (HO/Speakcryptic)

​​​​​​​Singapore Art Museum
Singapore Art Museum (SAM) adalah pusat pameran seni kontemporer Asia Tenggara dan daerah Asia lain. Berbagai instalasi seni mulai dari videio, foto, lukisan, pahatan, semua dapat Anda temui di SAM.
SAM selalu menghadirkan pameran seni dengan tema berbeda untuk membuat para pencinta seni tidak pernah bosan.

Selain itu SAM juga rutin menyelenggarakan Singapore Biennale setiap dua tahun sekali. Pameran seni berskala internasional ini mengundang seniman lokal dan internasional untuk memamerkan karyanya ke publik.

The Cathay Gallery
Museum seni ini bisa dibilang surganya para pencinta seni dalam format film. Di sini terdapat koleksi film Singapura dan Malaysia dari 1800an sampai sekarang. Anda dapat menemukan film klasik, psoter film, mesin film lawas, dan masih banyak koleksi menarik lain yang berhubungan dengan film.

National Library Singapore
National Library Singapore memiliki koleksi lengkap buku, majalah, surat kabar, dan materi audio visual untuk semua usia. Tempat ini dapat menjadi hiburan edukatif ramah keluarga, karena terdapat banyak program menarik untuk anak-anak, remaja, dewasa, dan lansia.

Pengunjung dapat ikut serta dalam berbagai kelas menarik seperti kelas dongeng anak, program membaca multi indera (multi sensory reading), workshop robotic, sampai kelas menulis dan ilustrasi. National Library Singapore juga rutin mengadakan pameran yang edukatif seperti pameran Human X Nature yang baru-baru ini digelar, memberikan penjelasan menarik mengenai kehidupan manusia yang berdampingan dengan alam.

Berfoto di mural dan bangunan dengan arsitektur menawan
Jangan lewatkan kesempatan untuk berfoto di mural dan bangunan dengan arsitektur menawan saat berkunjung ke BBB yang terkenal sebagai pusat seni, sejarah, dan budaya. Berikut tempat rekomendasi untuk berfoto di mural yang keren.

CHIJMES Hall (HO/SingaporeBrides)
CHIJMES Hall (HO/SingaporeBrides)

​​​​​​​Armenian Street
Anda dapat menemukan tiga mural sekaligus di kawasan Armenian Street. Mural pertama dari grup seniman RSCLS yang lokasinya tepat berada di halaman parker Museum Peranakan. Mural ini menggambarkan daerah Bras Basah Bugis yang multi-budaya.

Anda juga dapat menemukan mural hitam-putih berjudul Sing Along If You Know The Words dari seniman lokal Farizwan Fajari yang terkenal dengan nama seninya This SpeakCryptic. Mural ini menggambarkan para fans musik alternatif rock yang sedang bersenang-senang. Mural selanjutnya ada mural Rasa Sayang dari Lab Six Five. Mural berwarna merah muda ini menggambarkan pertokoan tradisional Singapura di zaman lampau.

Bras Basah Complex
Selain belanja di Bras Basah Complex, Anda dapat melihat dan berfoto di mural buatan mahasiswa Nanyang Academy of Fine Arts. Ada puluhan mural dengan berbagai tema dan bentuk yang dapat Anda lihat di kawasan belanja dan pemukiman Bras Basah Complex.

CHIJMES
Dahulu bangunan ini adalah sekolah dan kapel, tetapi CHIJMES kini bertransformasi menjadi destinasi gaya hidup dengan pilihan restoran, bar, dan kafe di dalam bangunan bersejarah. Bangunan CHIJMES sudah ada sejak 1853 bergaya neo klasik, sementara kapel bergaya gothic anglo-perancis dibangunan pada 1904. Anda dapat berfoto di arsitektur CHIJMES yang sangat indah luar dan dalam, taman, dan air mancur di sini. Saking cantiknya CHIJMES sampai diabadikan dalam film Crazy Rich Asian sebagai lokasi pernikahan.

Baca juga: Tiket.com catat bisnis tumbuh 40 persen pada tahun ini

Baca juga: Pahami risiko bila ingin liburan kala Omicron muncul seperti saat ini

Baca juga: Empat aktivitas favorit gojekers, ide habiskan akhir tahun dengan aman

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel