Seniman batalkan rencana mural Thunberg setelah ada ancaman boikot

BISMARCK, North Dakota (AP) - Seorang seniman North Dakota pada Rabu mengatakan telah membatalkan rencananya membuat mural guna menghormati aktivis iklim Swedia Greta Thunberg menyusul ancaman boikot bisnis Bismarck yang akan menampilkan gambar luar ruangan.

Shane Balkowitsch sudah berencana menempatkan mural Thunberg setinggi 7 kaki (2,1 meter) di dinding eksterior berbatu-bata sebuah toko roti.

"Tak ada motivasi selain memasang sepotong sejarah yang sangat penting yang ditangkap di sini di North Dakota, di Bismarck, tapi saya kira Bismarck tidak menginginkannya," kata Balkowitsch.

Balkowitsch sudah mendapatkan izin memasang mural itu dari toko roti itu dan si pemilik gedung. Staf perencanaan kota sudah merekomendasikan persetujuan, kata dokumen balai kota. Otoritas Zona Renaissance, bertindak sebagai Komite Tinjauan Desain Pusat Kota, sudah siap memberi izin akhir pada Kamis.

"Saya minta maaf kepada toko roti itu," kata Balkowitsch. "Saya tak mau ada usaha yang terancam gara-gara karya saya."

Dalam sebuah pernyataan, pemilik Toko Roti Brick Oven Steven dan Sandy Jacobson mengaku telah meminta pemilik taman agar tidak mengizinkan penggunaan dinding bangunan untuk mural, "setelah kami menyadari dampak emosional yang mungkin ditimbulkan oleh foto ini."

Menurut analisis staf kota, mural yang sudah direncanakan itu akan terbuat dari dua panel komposit aluminium tipis dengan grafis yang dicetak secara digital dan dilapisi dengan jelas. Kedua panel tersebut akan dipasangkan langsung ke dinding dengan penutup sekrup dekoratif di atas pengencang.

Pada usia 16 tahun, Thunberg sudah menjadi Person of The Year majalah Time paling muda.

Balkowitsch mengatakan dia sedang mencari tempat lain untuk mural, dan tidak harus di kota kelahirannya di Bismarck.

"Saya harus memikirkan kembali semuanya," kata dia.