Senin, cuaca Jakarta diperkirakan cerah berawan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca Jakarta berpotensi cerah berawan, Senin.

Akun media sosial Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta, menyebutkan, suhu udara berkisar antara 22 derajat hingga 33 derajat celsius dan kelembaban udara berkisar antara 50 hingga 85 persen.

BMKG juga memperkirakan seluruh kawasan pelabuhan di Jakarta mengalami cuaca cerah berawan.

Menurut prakiraan BMKG, angin berhembus dari timur laut ke tenggara dengan kecepatan antara empat sampai 13 knots, suhu antara 27-30 derajat celsius, kelembaban udara 70-80 persen dan jarak pandang hingga tujuh kilometer.

Tinggi gelombang di laut pagi ini diperkirakan antara 0,5 hingga 1,25 meter. Ketinggian waktu terjadi pasang maksimum pukul 19.00 WIB pada Ahad (10/7) kemarin mencapai 1,1 meter.

Menurut BMKG, air pasang minimum 0,1 meter terjadi mulai Senin pukul 07.00 WIB.

Namun, pengguna perairan dan pelabuhan diminta tetap mewaspadai peluang gelombang laut kategori sedang mencapai ketinggian 1,25 meter hingga 2,5 meter di Laut Jawa bagian barat dan Selat Karimata bagian selatan.

Sementara itu, lembaga data kualitas udara IQ Air menempatkan Jakarta dalam daftar 10 besar kota paling berpolusi di Indonesia karena indeks kualitas udara nilainya ada di angka 123, pukul 07.00 WIB.

Peringkat udara Jakarta lebih baik dari sejumlah daerah penyangga seperti Kabupaten Serang (Banten-indeks 124) dan Kota Bekasi (Jawa Barat-indeks 157).

Meski begitu, melansir dari laman resmi IQ Air di Jakarta, kualitas udara Ibu Kota masih masuk kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif karena konsentrasi particulate matter (PM) 2.5 saat ini 8,9 kali di atas nilai pedoman kualitas udara tahunan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Konsentrasi PM2.5 mencemari udara Jakarta saat ini diperkirakan berada pada angka 44,5 mikrogram per meter kubik.

Baca juga: Idul Adha, cuaca di DKI Jakarta cerah berawan

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel