Senior GMKI diharap aktif dalam pembangunan

Pengurus Nasional Perkumpulan Senior Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PNPS GMKI) masa bakti 2022-2025 resmi dilantik sebagai organisasi alumni GMKI, di Jakarta, Kamis (28/7) malam.

Berdasarkan siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat, pelantikan dilakukan oleh Ketua Umum Pengurus Nasional Perkumpulan Senior (PNPS) Febry Calvin Tetelepta.

Dalam sambutannya, Febry Calvin menjelaskan, pelantikan tersebut sebagai bentuk konsolidasi organisasi dan sebagai momentum bagi pengurus untuk berpartisipasi lebih baik lagi di tengah-tengah pembangunan bangsa.

"Tantangan ke depan yakni krisis energi dan krisis pangan yang menghantui kita. Semoga tahun 2024 bangsa kita akan melewati ini dengan baik. PNPS GMKI akan membangun sebuah konsolidasi yang baik secara internal maupun dengan kelompok Cipayung. Saya rasa itu," kata Febry.

Febry yang juga merupakan Deputi I Kantor Staf Presiden itu menyampaikan PNPS GMKI akan mengawal kader GMKI, bersama kelompok Cipayung, baik yang duduk di eksekutif, yudikatif dan legislatif.

"Saya merasa bahwa ini potensi yang harus kita gerakkan secara bersama-sama sehingga proses ini ke depan itu harus dibangun dengan lebih baik lagi dengan kelompok Cipayung tadi," tutur Febry.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PNPS GMKI Sahat HMT Sinaga mengatakan pelantikan Pengurus Nasional Perkumpulan Senior GMKI dilakukan secara sederhana namun hikmat.

Sahat berharap kepengurusan yang dilantik hari ini mampu berjuang untuk memajukan Indonesia dengan bersama-sama menyelesaikan persoalan bangsa.

"Sumbangsih pengurus kita harapkan bisa memberikan perubahan dan menjawab persoalan bangsa saat ini," ujar Sahat.

Baca juga: Ketua Umum GMKI akan hadiri pertemuan WSCF di Jerman

Baca juga: KSP dorong proyek Gas Jambaran Tiung Biru "onstream" Agustus 2022

Baca juga: KSP dorong percepatan pembangunan infrastruktur penunjang IKN

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel