Senjata Baru Audi pada Formula E 2021, E-Tron FE07

Matt Kew
·Bacaan 1 menit

Dalam tiga musim perdana Formula E, Audi telah memberikan dukungan teknikal untuk ABT Schaeffler.

Dan setelah Lucas di Grassi memenangkan gelar juara pembalap pada musim 2016/17, Audi kemudian mengambil alih peran tersebut di musim 2017/18. Audi pun langsung merengkuh gelar juara tim.

Namun, dalam dua musim terakhir, prestasi Audi malah melorot. Pabrikan asal Jerman ini harus puas mengakhiri musim dengan peringkat kedua dan keenam di klasemen.

Lucas di Grassi, Audi Sport ABT Schaeffler, Audi e-tron FE07

Lucas di Grassi, Audi Sport ABT Schaeffler, Audi e-tron FE07 <span class="copyright">Audi Communications Motorsport</span>
Lucas di Grassi, Audi Sport ABT Schaeffler, Audi e-tron FE07 Audi Communications Motorsport

Audi Communications Motorsport

"Kami telah mencapai tingkat efisiensi keseluruhan powertrain sampai di angka 95 persen. Unit MGU inverter kami juga memiliki tingkat efisiensi sampai 97 persen saat dalam kondisi balapan."

Lebih lanjut, Summerscale menjelaskan masih ada keunggulan lain dalam mesin mobil E-Tron FE07.

"Jika Anda bandingkan MGU kami dengan sistem pembakaran mesin internal yang menghasilkan power output sebesar 250 kW, efisiensi kami tidak hanya meningkat dua kali lipat, tetapi juga ada pengurangan berat mesin," ungkapnya.