Senjata Canggih Rusia Hancurkan 9 Drone Buatan Menantu Erdogan

Radhitya Andriansyah
·Bacaan 1 menit

VIVA – Keterlibatan Rusia dalam Perang Armenia-Azerbaijan semakin terlihat. Laporan terbaru menyebut, senjata canggih Angkatan Darat Rusia (SVR) menghancurkan sejumlah unit pesawat tanpa awak (drone) Bayraktar TB2 milik Turki. Insiden ini terjadi di dekat perbatasan Rusia dengan Turki dan Armenia.

Menurut laporan yang dikutip VIVA Militer dari BulgarianMilitary.com, dalam waktu 48 jam sembilan unit drone Bayraktar TB2 milik Angkatan Bersenjata Turki (TSK) ditembak jatuh. Drone yang dibuat oleh menantu Presiden Recep Tayyip Erdogan, Selcuk Bayraktar, dihancurkan lantaran terbang di dekat Pangkalan Militer Rusia di wilayah perbatasan.

Dalam laporan lain yang dikutip VIVA Militer dari Avia.pro, sembilan unit drone Bayraktar TB2 jatuh dan hancur setelah terkena serangan senjata canggih Rusia, sistem peperangan elektronik (electronik warfare system) Krasukha.

Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim jika sejak Perang Armenia-Azerbaijan kembali meletus pada 27 September 2020, sistem peperangan elektronik Krasukha telah berstatus siap tempur. Sejumlah foto membuktikan drone-drone Bayraktar milik Turki hancur jadi korban senjata canggih militer Rusia.

VIVA Militer: Sistem peperangan elektronil Krashuka Angkatan Bersenjata Rusia
VIVA Militer: Sistem peperangan elektronil Krashuka Angkatan Bersenjata Rusia

Meski demkian, hingga saat ini tidak diketahui siapa yang mengoperasikan drone Bayraktar TB2 yang hancur. Pihak Rusia belum berani menyatakan siapa operator drone tempur itu, apakah Turki atau Azerbaijan.

Tindakan yang dilakukan militer Rusia ini diprediksi akan membuat hubungan dengan Turki kembali meruncing. Pasalnya, sepekan lalu Angkatan Udara Rusia (VVS) membombardir kamp tentara bayaran yang diduga akan dimobilisasi Turki dalam Perang Armenia-Azerbaijan.

Kemudian dalam berita sebelumnya, VIVA Militer juga melaporkan Rusia telah mengerahkan 23 unit jet tempur Mikoyan MiG-29 untuk mendukung Armenia dalam perang. Rusia kembali mengirim 13 unit jet tempur MiG-29 yang tampak dalam foto citra satelit tengah berada di Pangkalan Udara Erebuni, Armenia.

Baca juga: Kirim Puluhan Jet Tempur ke Armenia, Rusia Kembali Jadi Musuh Turki