Sentimen The Fed dan Evergrande Bayangi IHSG, Cermati Saham Pilihan Ini

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) diperkirakan masih bergerak bervariasi dengan kecenderungan melemah pada Rabu, (22/9/2021).

IHSG diperkirakan bergerak di kisaran support 6.002 dan resistance 6.080. Dengan sejumlah faktor fundamental yang masih belum berubah, termasuk kekuatiran tapering the Federal Reserve (the Fed) atau bank sentral Amerika Serikat, dan gonjang ganjing gagal bayar Evergrande

"Tekanan jual masih berlanjut. Secara teknikal indikator MACD (DX), SO (turun/60), C>O menunjukkan indikator ST Mov Avg (Bearish / Consol), ACR menunjukkan tekanan jual berlanjut dan bertambah besar,. Sedangkan ICHI menunjukkan sinyal bearish," kata Analis Sucor Sekuritas Pang Tek Djen kepada Liputan6.com, Rabu pekan ini.

Sebelumnya indikator CPA menunjukkan perkiraan pola triangle, kata dia. Pang Tek Djen menambahkan, pelemahan indeks kemarin juga diikuti oleh penurunan volume perdagangan.

Kemarin IHSG bergerak melemah, bahkan sempat minus 80 poin, lalu di tutup minus 16 poin atau 0,26 persen pada 6.061. Pelemahan IHSG dipimpin oleh saham sektor manufaktur, perawatan kesehatan, dan keuangan.

Hal tersebut terjadi di tengah – tengah pelemahan indeks bursa Asia, penguatan indeks bursa Eropa, gonjang ganjing gagal bayar Evergrande, kekhawatiran tapering di AS menjelang Federal Open Market Commitee (FOMC) dan setelah BI mempertahankan suku bunga sesuai perkiraan.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Saham Pilihan

Layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Rabu (16/5). Sejak pagi IHSG terjebak di zona merah. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Rabu (16/5). Sejak pagi IHSG terjebak di zona merah. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sucor merekomendasikan saham-saham berikut untuk perdagangan hari ini:

-PT Mitra Energi Persada Tbk (KOPI)

Saham KOPI direkomendasikan untuk beli di harga Rp590. Saham KOPI diperkirakan bergerak di kisaran support Rp 560 dan resistance Rp 650. Target harga untuk saham KOPI ada di Rp 650.

"Saham KOPI diperkirakan menguat dengan pertimbangan, indikator SO (GX/21), menguji candle 3 White Soldiers, BFR menunjukkan sinyal buy, sementara ACR muncul tekanan beli cukup besar, ini sinyal buy," kata dia.

Dia menambahkan penguatan harga KOPI sebelumnya diikuti oleh peningkatan volume, dan ST Mov Avg (Consol / Consol).

-PT Sumber Global Energy Tbk (SGER)

Saham SGER direkomendasikan untuk beli di Rp565. Saham SGER diperkirakan bergerak di level support 545 dan resistance 610. Target harga untuk saham SGER adalah Rp 610.

"Saham SGER diperkirakan menguat dengan pertimbangan, indikator MACD (GX), VAR, mengindikasikan adanya demand, ini sinyal beli. Sedangkan ACR-nya menunjukkan tekanan beli berlanjut dan bertambah besar, jadi rekomendasi beli.," kata dia.

Dia menambahkan, penguatan harga saham SGER kemarin diikuti volume yang sama, ST Mov Avg (Bullish / Bullish). .

PT Setyamitra Kemas Lestari Tbk (SMKL)

Saham ini direkomendasikan untuk beli di harga Rp 314. Saham SMKL diperkirakan bergerak di level support 300 dan resistance 330/340. Target harga untuk saham SMKL adalah Rp 340.

"Saham SMKL diperkirakan menguat dengan pertimbangan, indikator SO (naik/77), muncul candle 3 White Soldiers, VAR mengindikasikan demand, ada sinyal buy. Sementara ACR menunjukkan tekanan beli berlanjut dan bertambah sangat besar, ini berarti sinyal buy," kata dia.

Penguatan harga saham SMKL kemarin diikuti peningkatan volume, ST Mov Avg (Bullish / Bullish)

-PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK)

Saham TRUK direkomendasikan untuk beli di harga Rp162. Saham TRUK diperkirakan bergerak di level support 147 dan resistance 174/182. Target harga untuk saham TRUK ada di Rp 174.

"Saham TRUK diperkirakan menguat dengan pertimbangan, indikator SO (GX/66), C=H, VAR mengindikasikan demand, sinyal buy. Sementara ACR menunjukkan tekanan beli berlanjut dan bertambah cukup besar, ini sinyal buy," kata dia.

Dia menambahkan, penguatan harga saham TRUK kemarin diikuti peningkatan volume, ST Mov Avg (Bullish / Bullish).

Reporter: Elizabeth Brahmana

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel