Sentra Vaksinasi BUMN Suntik Lebih dari 50 Ribu Orang dalam 9 Hari

Raden Jihad Akbar, Mohammad Yudha Prasetya
·Bacaan 2 menit

VIVA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, mengapresiasi warga lansia dan para pekerja layanan publik, yang antusias menjalani vaksinasi di Sentra Vaksinasi Bersama BUMN yang digelar di Istora, Senayan, Jakarta.

Dalam waktu sembilan hari, Sentra Vaksinasi Bersama yang diinisiasi Kementerian BUMN dan bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan, Pemda DKI Jakarta, dan Indonesia Healthcare Corporation (IHC) selaku holding BUMN Kesehatan, telah menyuntikan vaksin kepada 50 ribu warga Indonesia.

Pencapaian tersebut diakui Erick melampaui ekspektasi yang ditargetkan Kementerian BUMN. Kegiatan ini pun ditujukan untuk mempercepat program vaksinasi nasional tahap kedua dengan sasaran kalangan lansia dan pekerja layanan publik.

Baca juga: Pastikan Bahan Baku Terpenuhi, Sisa Produksi Ajinomoto Dibikin Pupuk

"Alhamdulillah dan sangat bersyukur. Ini awal yang baik karena dalam waktu sembilan hari sudah 50 ribu orang yang divaksin di Sentra ini," kata Erick dalam keterangan tertulisnya, Rabu 17 Maret 2021.

Meski mengapresiasi warga lansia yang datang ke Istora untuk divaksin, Erick berharap bahwa mereka bisa tetap memperhatikan kondisi fisik dan kesehatan. Serta jangan sampai kelelahan karena datang terlalu pagi dan menunggu terlalu lama.

"Bagaimanapun para nakes (Tenaga kesehatan) dan panpel (Panitia pelaksana) yang bertugas butuh persiapan," ujar Erick.

Berdasarkan data Pcare, jumlah peserta yang berhasil divaksin pada hingga Selasa kemarin telah mencapai 8.324 orang, yang terdiri dari 3.317 kalangan lansia dan 4.756 orang pekerja layanan publik.

Jumlah itu ditambah jumlah 42.380 peserta yang telah sukses divaksin sejak hari pertama hingga hari Senin kemarin. Sehingga di hari kesembilan beroperasinya Sentra Vaksinasi ini total yang sudah divaksin mencapai 50.704 peserta.

Sentra Vaksinasi Bersama BUMN juga sudah membuka tautan pendaftaran vaksinasi khusus lansia, yang bisa diakses di: https://lokel.com/event/vaksinasicovid19untuklansia.

Dengan tautan ini, lansia yang memiliki KTP Non DKI Jakarta, tapi tinggal di Jakarta masih bisa mendaftar. Namun, lanjut Erick, mereka tetap harus dilengkapi dengan surat keterangan domisili dari RT/RW tempat tinggalnya saat akan divaksin.

"Terlampauinya target membuktikan bahwa banyak orang, terutama lansia, ingin divaksin. Karena animo yang besar, dalam waktu dekat kami akan membuka sentra vaksinasi serupa di Jakarta dan juga di provinsi lain," kata Erick.

"Dengan semakin banyak warga negara yang divaksin, maka herd immunity akan tercapai dan program Indonesia Sehat untuk menunjang Indonesia Bekerja bisa segera terwujud," ujarnya.