Sentra Vaksinasi Massal, Wujud Kolaborasi Pemkot Tarakan dan Kemenparekraf 'Pulihkan' Indonesia

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Kawasan Wisata Pantai Amal menjadi lokasi yang dipilih Pemerintah Kota Tarakan bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, untuk menggelar vaksinasi massal selama dua hari, pada 8-9 November 2021.

Dalam kegiatan vaksinasi massal itu, para pesertanya berasal dari berbagai kalangan. Mulai dari pelaku UMKM di sekitar area wisata hingga masyarakat umum.

Kepala Seksi Kajian Strategis Pemasaran dari Kemenparekraf, Faruk Alfian dalam sambutannya menegaskan agar masyarakat mau lebih terbuka untuk menerima vaksin.

"Sambil mematuhi prokes, mari bervaksin tanpa harus pilih (jenis) vaksin," kata Faruk.

Wali Kota Tarakan, Khairul/Istimewa.
Wali Kota Tarakan, Khairul/Istimewa.

Di kesempatan yang sama, Wali Kota Tarakan, Khairul juga mengapresiasi dukungan Kemenparekraf terhadap vaksinasi massal ini. Dengan kolaborasi ini, Khairul berharap semua sektor segera pulih dan dunia pariwisata serta perekonomian dapat kembali bangkit.

Khairul mengungkapkan, berdasarkan catatan yang diterimanya, per 5 November 2021, 70,8% masyarakat di Kota Tarakan vaksin menerima vaksin. Jumlah tersebut, tentunya mencapai minimal target yang ditentukan presiden.

Sentra Vaksinasi Massal Pemkot Tarakan, di Kawasan Wisata Pantai Amal/Istimewa.
Sentra Vaksinasi Massal Pemkot Tarakan, di Kawasan Wisata Pantai Amal/Istimewa.

"Target presiden 70% di akhir tahun ini, namun kita sudah melampaui. Oleh karena itu saya minta kepada jajaran kesehatan, selama satu bulan ke depan, harapannya (vaksin) bisa mencapai 80%," harap Khairul.

Oleh karena itu, Khairul berharap, agar masyarakat tetap menunjukkan kesadaran yang tinggi, agar ikut menerima vaksin.

Cek Video Berikut Ini:

(*)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel