Senyum Anak Desa untuk Prajurit TNI Penjaga Perbatasan RI-Malaysia

Rifki Arsilan
·Bacaan 1 menit

VIVA – Prajurit TNI penjaga perbatasan ternyata tidak selalu identik dengan senjata dan perang. Seperti halnya Satuan Tugas Pengamana Perbatasan (Satgas Pamtas) Batalyon Infanteri 642/Kapuas Pos Balaikarangan yang bertugas di perbatasan RI-Malaysia, Desa Sotok, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

Prajurit Satgas Pamtas itu ternyata selain bertugas menjaga kedaulatan NKRI dari upaya tindak pelanggaran perbatasan negara, juga telah berhasil membuat anak-anak perbatasan tersenyum lebar.

Bagaimana tidak, di sela tugasnya menjaga perbatasan, prajurit Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas itu menyempatkan diri untuk melakukan aksi sosial dengan melakukan khitanan gratis dengan cara door to door keliling ke rumah-rumah warga di Dusun Kaladang 2, Desa Sotok, Kabupaten Sanggau wilayah perbatasan RI-Malaysia.

Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas Letkol Inf Alim Mustofa menyatakan, kegiatan sunatan massal itu dilakukan dalam rangka pembinaan teritorial terhadap masyarakat yang ada di wilayah perbatasan RI-Malaysia.

Dia menambahkan, khitanan gratis dengan pola mendatangi secara langsung rumah-rumah warga di daerah perbatasan itu dilakukan karena situasi pandemi Covid-19 yang masih melanda seluruh wilayah Indonesia.

"Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat, terutama di bidang kesehatan untuk masyarakat yang ada di perbatasan," kata Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas, Letkol Inf. Alim Mustofa dalam keterangan resminya, Rabu, 6 Januari 2021.

Sementara itu, salah satu orang tua dari anak yang dikhitan secara gratis mengungkapkan sangat senang dengan bantuan yang diberikan oleh Satgas Yonif 642/Kapuas. Menurutnya, masyarakat di Desa Sotok sangat mengucapkan terimakasih kepada personel Satgas Pos Balaikarangan yang telah peduli dan banyak membantu warga.

Baca juga: Pangdam Cenderawasih yang Baru Disambut Lagu Selamat Datang Panglima