Senyum Lebar Kim Jong-un dengan Tubuh Lebih Langsing dan Gaya Rambut Berbeda

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Korea Utara, Kim Jong-un menjadi pusat perhatian ketika acara militer. Lelaki berusia 37 tahun itu tampil dengan penampilan berbeda, yakni badan yang lebih kurus dan kulit yang kecokelatan. Kim mengatakan ia kehilangan 20 kilogram berat badannya selama beberapa bulan terakhir.

Melansir Independent, Minggu, 12 September 2021, foto dari acara tersebut telah dirilis melalui media pemerintah Korea Utara pada Kamis malam, 9 September 2021, dengan keterangan bahwa acara tersebut berlangsung pada Rabu. Dalam foto tersebut, Kim Jong-un mengenakan setelan berwarna krem dan dasi berwarna perak.

Potongan rambutnya juga baru. Gayanya mirip dengan potongan rambut mendiang kakeknya, Kim Il-sung, yang juga sebagai pendiri Korea Utara.

Menjelang tengah malam, Kim muncul untuk bertepuk tangan dari kerumunan di Lapangan Kim Il-sung Pyongyang. Walaupun tidak berpidato dalam acara tersebut, Kim tampak menikmati parade sembari tersenyum lebar dan memberikan dua jempol kepada para penampil.

Ia mencium anak-anak yang memberinya bunga dan memberikan apresiasi kepada pawai sepanjang acara berlangsung. Pemimpin Korut yang sebelumnya kelebihan berat badan ini dilaporkan merupakan seorang pecandu alkohol.

Berat badan Kim menjadi persoalan berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan rutinnya. Pasalnya, ia memiliki riwayat penyakit jantung dari keluarganya. Ayahnya, Kim Jong-il, dan kakeknya meninggal karena masalah jantung.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Sempat Buat Rakyat Menangis

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un menghadiri pertemuan politbiro Partai Buruh di Pyongyang, Selasa (25/8/2020). Kim Jong-un muncul usai dirinya dirumorkan dalam kondisi koma dan menyerahkan sebagian kekuasaannya ke sang adik, Kim Yo Jong. (Korean Central News Agency/Korea News Service via AP)
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un menghadiri pertemuan politbiro Partai Buruh di Pyongyang, Selasa (25/8/2020). Kim Jong-un muncul usai dirinya dirumorkan dalam kondisi koma dan menyerahkan sebagian kekuasaannya ke sang adik, Kim Yo Jong. (Korean Central News Agency/Korea News Service via AP)

Pada Juni 2021, dalam pertemuan partai, ia menunjukkan penampilannya yang lebih kurus untuk pertama kali. Media pemerintah mengklaim bahwa masyarakat sampai-sampai menangis melihat pemimpinnya tampil lebih kurus.

Korea Utara sedang menghadapi krisis pangan yang parah karena kekeringan selama berminggu-minggu yang diikuti musim hujan lebat tahun lalu. Kim juga sedang berjuang untuk membangun ekonomi akibat sanksi Amerika Serikat atas senjata nuklir.

"Dia (Kim) juga seorang suami dan ayah dari tiga anak yang hampir memasuki usia 40 tahunan, jadi tidak aneh jika dia peduli dengan kesehatannya," ujar Yang Moo-jin, profesor di Universitas Studi Korea Utara di Seoul.

Tuntutan Pelanggaran HAM

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un melambai dari balkon selama perayaan ulang tahun ke-73 negara di Kim Il Sung Square di Pyongyang, Kamis (9/9/2021). Korea Utara dilaporkan menggelar parade militer pada dini hari dalam rangka merayakan HUT ke-73. (Korean Central News Agency/Korea News Service via AP)
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un melambai dari balkon selama perayaan ulang tahun ke-73 negara di Kim Il Sung Square di Pyongyang, Kamis (9/9/2021). Korea Utara dilaporkan menggelar parade militer pada dini hari dalam rangka merayakan HUT ke-73. (Korean Central News Agency/Korea News Service via AP)

Tampilan baru Kim ramai diperbincangkan di media sosial Twitter. "Kim Jong-un menemukan keto dan hilangkan berat badan," ujar salah satu pengguna di Twitter.

"(Oke), dulu Donald Trump sekarang Kim Jon-un?! Apa obat ajaib yang digunakan atau siapa ahli bedah ini?" tulis pengguna lainnya.

Sementara itu, Kim dipanggil oleh pengadilan Jepang karena gugatan yang sedang berlangsung terhadap Pyongyang atas tuduhan pelanggaran HAM terhadap penduduk Korea. Lebih dari 93.000 warga Korea telah pindah dari Jepang ke Korea Utara antara 1959--1984 di bawah program pemukiman kembali yang dideskripsikan sebagai ‘paradise on earth’ (surga di bumi).

Para penggugat menuntut kompensasi atas pelanggaran HAM yang mereka rasakan selama berada di negara Korea Utara sebesar 658.000 poundsterling atau hampir mencapai Rp13 triliun. Diperkirakan bahwa Kim Jong-un tidak akan memenuhi panggilan tersebut. (Gabriella Ajeng Larasati)

Hasil Utama KTT 2 Korea

Hasil Utama KTT Korea Utara-Korea Selatan adalah Perang Korea Berakhir (Liputan6.com/Abdillah)
Hasil Utama KTT Korea Utara-Korea Selatan adalah Perang Korea Berakhir (Liputan6.com/Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel