Seorang haji asal Garut meninggal dunia karena sakit di Madinah

Seorang haji dari jamaah kloter 41 asal Kabupaten Garut, Jawa Barat, meninggal dunia karena sakit di Madinah, Arab Saudi.

"Wafat sekitar pukul 01.00 waktu setempat dalam perjalanan antre menuju Raudhah," kata Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Garut Cece Hidayat kepada wartawan di Garut, Rabu.

Ia menyebutkan almarhum bernama Dedi bin Hamim (59) Kloter 41 warga Kampung Dano, Desa Cibodas, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut.

Dia meninggal dunia dalam perjalanan antre untuk ibadah di Raudhoh, kompleks Masjid Nabawi Madinah, Arab Saudi, sebelum kejadian almarhum sudah dalam keadaan tidak enak badan.

Baca juga: Layanan pengembalian dana ibadah haji dibuka Kemenag Garut-Jabar

Baca juga: Jamaah haji rombongan pertama tiba di Kabupaten Garut

"Jalan cepat memacu jantung dan pas sampai lalu duduk, tidak lama sesak," katanya.

Kepala Seksi Pelayanan Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama Garut Ahmad Rasyid Rida menambahkan haji yang meninggal dunia di Madinah itu sudah dilaporkan kepada pihak keluarganya di Garut.

"Kami sampaikan rasa bela sungkawa yang mendalam terhadap keluarga almarhum, saat ini kami sedang takziah ke keluarga almarhum di Cikajang," katanya.

Kloter 41 merupakan kloter terakhir dari Kabupaten Garut yang dijadwalkan kembali ke Indonesia pada Rabu 10 Agustus 2022.*

Baca juga: Kemenag Garut lepas pemberangkatan keempat sebanyak 297 calon haji

Baca juga: Dua calon haji asal Garut gagal berangkat

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel