Seorang Ibu Melahirkan 9 Bayi Sekaligus Setelah Hamil 7,5 Bulan

·Bacaan 1 menit

VIVA – Seorang wanita Mali melahirkan sembilan bayi setelah diperkirakan hanya mengandung tujuh bayi. Cisse, yang berusia 25 tahun, melahirkan bayi tersebut melalui operasi caesar 4 Mei lalu di Maroko setelah dikirim ke sana untuk perawatan khusus.

"Bayi yang baru lahir (lima perempuan dan empat laki-laki) dan ibunya semuanya baik-baik saja," kata Menteri Kesehatan Mali, Fanta Siby, dalam sebuah pernyataan seperti dilansir The Sun, Kamis 6 Mei 2021.

Siby mengucapkan selamat kepada tim medis Mali dan Maroko, “yang profesionalismenya merupakan asal muasal hasil bahagia dari kehamilan ini."

Dokter Mali mengirimnya ke Maroko untuk persalinan, karena rumah sakit di Mali tidak dilengkapi peralatan memadai untuk merawat kehamilan langka ini.

Cisse melahirkan secara prematur pada usia 30 minggu (7,5 bulan), dan sekarang dalam kondisi stabil setelah mengalami pendarahan hebat yang kemudian diberikan transfusi darah. Bayi-bayi itu telah ditempatkan di inkubator.

Klinik pribadi Ain Borja di Casablanca, tempat dia dirawat, mengonfirmasi bahwa wanita itu melahirkan di sana. Ibu dan anak diharapkan kembali ke rumah dalam waktu beberapa minggu.

Namun para dokter mengkhawatirkan kesehatan Cisse, serta peluang hidup bayinya. Nonuplet (kelahiran sembilan bayi) sangat jarang, dengan hanya beberapa yang diketahui telah lahir selamat.

Sembilan bayi nonuplet lahir pada 13 Juni 1971, di Australia, dari pasangan Geraldine Brodrick dan suaminya Leonard. Dua dari bayi tersebut lahir sudah tak bernyawa, sementara yang lainnya meninggal pada minggu pertama mereka.

Kejadian langka nonuplet juga pernah terjadi di Malaysia, 26 Maret 1999. Ibu Zurina Mat Saad memiliki lima anak laki-laki dan empat perempuan, tetapi tidak satupun dari mereka yang bertahan hidup lebih dari enam jam.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel