Seorang Pekerja Tewas Ditabrak Kereta, Kepala dan Badan Terpisah

Merdeka.com - Merdeka.com - Seorang pekerja gorong-gorong bernama Rasuadi (40) tewas mengenaskan ditabrak kereta komuter atau KRL, Jumat (27/5). Jenazah warga asal Cirebon tersebut ditemukan dengan kondisi kepala terpisah.

Kapolsek Serpong Kompol Vermon Lubis menerangkan, kecelakaan kereta bermula ketika korban bersama tiga rekannya hendak menuju Stasiun Serpong dengan cara menyusuri pinggir rel kereta.

"Pada saat korban bersama tiga orang rekan kerja akan bekerja pagi tadi, korban berjalan di pinggir rel arah ke Stasiun Serpong, tiba-tiba ada kereta api jurusan Tanah Abang-Rangkasbitung, yang akan berangkat menuju Rangkasbitung dari Stasiun Serpong," kata Vermon.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, sebelumnya kereta yang akan melintas tersebut telah membunyikan klakson namun korban justru berjalan ke sisi kiri rel hingga tersambar kereta melintas.

"Saat kereta sudah mendekati korban (dekat palang pintu kereta) dan kereta sudah membunyikan klakson, korban malah berjalan ke arah kiri (jalur kereta) sehingga bahu korban tertabrak kereta dan badan korban jatuh ke jalur rel," jelasnya.

Akibat tabrakan itu, menyebabkan leher korban terlindas kereta sehingga menyebabkan kepala korban terpisah dari badan. Kepala korban terpental kurang lebih 10 meter dari lokasi kejadian. [cob]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel