Seorang Perempuan di Malang Disekap, Tangan dan Kaki Diikat

Merdeka.com - Merdeka.com - YD (49), pria di Kabupaten Malang ditangkap polisi atas dugaan penyekapan seorang remaja perempuan. Pria asal Banyuwangi tersebut menjalani pemeriksaan di Polresta Malang.

"Kami telah mengamankan pelaku seroang laki-laki berumur 49 tahun yang menyekap seorang remaja perempuan berumur 19 tahun," terang Kapolsek Sumberpucung AKP Lukman Hadi, Malang, Rabu (15/6).

Polisi awalnya mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa korban serta saksi, sebelum kemudian mengamankan pelaku. Selain itu juga diamankan barang bukti berupa sepeda motor, tiga karet tali serta lakban cokelat. Barang tersebut diduga digunakan pelaku menyekap korban.

"Saat ini pelaku sudah kami amankan, dan akan ditindaklanjuti," tegas Kasat Reskrim Polres Malang AKP Donny Kristian Baralangi terpisah.

Sebelumnya, seseorang wanita mengaku disekap dalam lemari dengan tangan dan kaki terikat di sebuah rumah kontrakan. Korban berhasil meloloskan diri dan menceritakan kepada saksi, sebelum melaporkan ke polisi.

Peristiwa penyekapan terjadi Kamis (9/6) pukul 09.00 WIB sampai pukul 20.00 WIB di sebuah rumah di Jalan Untung Suropati, Desa Sambigede, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang.

Korban IR (19) mengaku diajak mengambil ijazah di salah satu Sekolah Menengah Atas di Kecamatan Sumberpucung. Namun pelaku mengajak ke rumah kontrakannya dengan alasan mengambil laptop dan sepeda motor.

Korban mengalami penyekapan dengan kaki dan tangan diikat serta mulut dilakban. Korban berhasil keluar dari rumah yang terkunci melalui pintu belakang. Selanjutnya korban mengadukan kepada salah seorang saksi untuk kemudian dilaporkan ke polisi.

Pelaku disangkakan Pasal 289 dan pasal 333 KUHP tentang kekerasan atau ancaman kekerasan melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul, serta dengan sengaja perampasan kemerdekaan. Pelaku diancam hukuman pidana penjara paling lama 9 tahun. [cob]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel