Seorang Pria di Medan Bikin Video Penodaan Agama Demi Dapat Penghasilan

Merdeka.com - Merdeka.com - Aparat kepolisian di Kota Medan menangkap seorang pria bernama Rudi Simamora terkait dugaan penistaan agama. Dia ditangkap pada Senin (6/11), usai videonya yang menistakan agama viral di media sosial. Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Fathir mengatakan, tersangka penistaan agama itu merupakan warga Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan.

"Telah dilakukan penangkapan terhadap seseorang bernama Rudi Simamora yang melakukan tindak pidana penodaan terhadap agama. Dia juga menyebarkan informasi yang bertujuan menimbulkan kebencian terhadap suku ras dan agama," kata Fathir, Jumat (11/11).

Menurut Fathir, video penodaan agama yang dibuat oleh tersangka awalnya diunggah di YouTube. Kemudian, video itu pun tersebar ke berbagai platform media sosial.

"Dari keterangan tersangka, motifnya melakukan perbuatan itu untuk mendapatkan penghasilan dari konten yang dibuatnya," ucapnya.

Saat ini polisi masih menyelidiki apakah ada video lain yang dibuat tersangka terkait penodaan agama.

"Sementara ini pelaku masih satu orang. Kami akan melakukan pengembangan terkait (pihak lain) dengan turut serta dan membantu tindak pidana tersebut," jelas Fathir.

Akibat perbuatannya tersangka dijerat Pasal 28 Undang-Undang ITE dan Pasal 156 KUHP dengan ancaman hukuman penjara di atas 5 tahun. [cob]