Seorang Pria Mamuju Empat Kali Cabuli Muridnya di Dalam Wisma

Merdeka.com - Merdeka.com - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Mamuju, Sulawesi Barat menangkap seorang pria inisial IK (35) setelah mencabuli anak di bawah umur yang tidak lain muridnya sendiri. Pelaku mencabuli korban sebanyak empat kali di sebuah wisma.

Kepala Polresta Mamuju, Komisaris Besar Iskandar mengatakan kasus pencabulan sudah ditangani Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA). Pelaku ditangkap di Jalan AP Pettarani, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju.

"Pelaku merupakan pemuka agama atau seorang imam masjid di Kota Mamuju," kata Iskandar saat dihubungi melalui telepon, Kamis (22/9).

Iskandar menceritakan, tindakan bejat pelaku berawal saat kerabat korban membaca pesan WhatsApp kepada pelaku. Saat itu kerabat korban membaca pesan ke pelaku yang mengaku takut hamil usai berhubungan intim.

"Saksi memberitahukan hal tersebut kepada orang tua korban. Lalu orang tua menanyakan perihal tersebut kepada anaknya terkait pesan WhatsApp itu," beber dia.

Saat didesak orang tuanya, korban yang masih berusia 16 tahun mengakui sudah empat kali disetubuhi pelaku. Hubungan terakhir, terjadi pada 9 September 2022 di sebuah wisma.

"Korban mengaku disetubuhi oleh pelaku sebanyak empat kali di Wisma 89," ungkapnya.

Iskandar menjelaskan motif pelaku hingga menyetubuhi korban yakni dengan tipu muslihat dan bujuk rayu. Padahal, kata Iskandar, pelaku sudah memiliki istri dan anak.

"Pelaku menjemput korban di rumah temannya dikarenakan saat itu hujan. Selanjutnya, pelaku membawa korban ke Wisma 89 dan membujuk korban melakukan persetubuhan," ucapnya.

Tersangka dijerat pasal 81 ayat (2) UU Nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan PERPU no 1 tahun 2016 perubahan kedua atas UU no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Tersangka terancam hukuman penjara paling lama 20 tahun dan minimal 5 tahun. [cob]