Seorang Remaja Dibacok Gerombolan OTK di Jalan Antasari

·Bacaan 1 menit

VIVA – Seorang remaja berjenis kelamin laki-laki berusia 20 tahun berinisial NZ diserang gerombolan Orang Tidak Dikenal (OTK) di Gang Cempaka, Jalan Pangeran Antasari, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Akibat serangan dari gerombolan OTK, remaja tersebut mendapatkan luka bacok di punggung sebelah kanan dan sempat kritis saat dilarikan ke rumah sakit oleh temannya.

"Gerombolan pemuda tersebut tiba-tiba keluar dari Gang Koba, seberang Gang Cempaka, dan langsung membacok anak saya," ungkap ibu korban A (39) ketika dikonfirmasi, Kamis, 29 Juli 2021.

A menuturkan usai anaknya mendapatkan luka bacok temannya sempat membawa ke beberapa rumah sakit, namun ditolak.

“Akhirnya anak saya dibawa ke RSCM," ujar A.

"Anak saya kekurangan banyak darah dan butuh banyak darah, sehingga menunggu kantong-kantong darah dari pendonor. Anak saya sempat kritis selama operasi dan pasca operasi," ujarnya lagi.

Kemudian, anaknya langsung masuk ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) .Dikatakan A, saat ini untuk kondisi NZ sudah berangsur membaik.

"Anak saya sudah sadar di hari kedua namun langsung dibawa ke ruang ICU untuk menjalani perawatan," katanya.

Dikatakan A, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 25 Juli 2021 sekira pukul 04.00 wib dini hari. Saat itu anaknya yang sedang melintas menggunakan kendaraan roda dua bersama teman-temannya di Jalan Antasari. Posisi Anaknya dibonceng oleh seorang temannya.

"Anak saya sedang dalam perjalanan pulang ke rumah dari rumah temannya," ungkap A.

A menyebut, saat kejadian kondisi jalan di Pangeran Antasari saat itu sepi. Mobil dan motor yang lalu lalang hanya beberapa. Saat anaknya melewati Gang Cempaka, NZ dan temannya disetop oleh gerombolan pemuda. Kini, pihak keluarga sudah melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Metro Jakarta Selatan.

Baca juga: Dendam, Petani Bacok Tetangganya Tujuh Kali hingga Tewas di Sawah

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel