Seorang Tukang Cukur di Serang Banten Cabuli 10 Bocah

Merdeka.com - Merdeka.com - Sepuluh anak di bawah umur di Kabupaten Serang, Provinsi Banten, menjadi korban pencabulan seorang tukang cukur rambut berinisial TA (48). Perilaku bejat warga Desa Koncang, Kecamatan Cipeucang, Kabupaten Pandeglang itu terbongkar setelah diduga berbuat cabul pada anak berusia 10 tahun.

Pelaku dibawa ke Polsek Cikande oleh warga Desa Junti, Jawilan, Kabupaten Serang. Peristiwa dugaan pencabulan terjadi pada Senin (14/11), saat korban diminta orang tuanya untuk cukur rambut yang tidak jauh dari rumahnya.

Korban tidak menurut perkataan orang tua. Dia lamah mencukur rambut di tempat pelaku. Pada saat mencukur, pelaku merayu korban untuk memuaskan nafsunya dengan diiming-imingi akan diberi uang dan rokok.

"Terlapor merayu korban akan diberikan rokok dan uang," kata Kasihumas Polres Serang Iptu Dedi Jumhaedi, Senin (21/11).

Orang tua korban berinisial OM curiga terhadap anaknya yang tidak mencukur di tempat yang diminta. "Lantaran curiga setiba di rumah, OM menanyakan tentang perbuatan apa yang dilakukan terlapor. Dengan lugu korban menceritakan perbuatan cabul yang dilakukan terlapor," ungkap Dedi.

Mendengar cerita anaknya, OM tidak terima dan segera mencari pelaku ke kontrakannya, namun tidak ditemukan.

"Pada Sabtu (20/11) sekitar pukul 23.00 WIB, terlapor berhasil diamankan di sebuah perumahan di Kecamatan Cikande. Oleh warga, terlapor kemudian digelandang ke Mapolsek Cikande namun penanganan kasus diambil alih Unit PPA Polres Serang," beber Dedi.

Dedi mengungkapkan dalam pemeriksaan, pelaku mengakui telah berbuat asusila terhadap 10 bocah di bawah umur. "Jadi bukan hanya seorang, terlapor juga melakukan tindakan asusila terhadap 10 bocah lainnya di sekitar kontrakan. Perbuatan itu dilakukan di kontrakan maupun tempat kerjanya," bebernya.

Pelaku dijerat Pasal 82 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016 tentang perubahan Kedua Atas UU No 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. [cob]