Seorang Warga Keturunan Tionghoa Resmi Masuk Islam

Banda Aceh (ANTARA) - Dewi Susanti (20) seorang warga keturunan Tionghoa berdomisili di perumahan Budha Sutji Gampong (Desa) Panteriek Kecamatan Lueng Bata Kota Banda Aceh resmi memeluk Agama Islam yang disaksikan Wakil Wali Kota Hj Illiza Sa`aduddin Djamal.

"Saya masuk islam karena keinginan sendiri meski keluarga besar saya tidak menyetujuinya dan sudah lama saya ingin mempelajari agama Islam," kata Dewi Susanti di Banda Aceh, Selasa.

Dihadapan imam masjid Panteriek Lueng Bata yang mensyahadatkannya, Dewi mengaku telah mendapat restu berpindah agama dari Kristen Protestan ke agama Islam.

Pengsyahadatan warga keturunan Tionghoa itu selain disaksikan Wakil Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa`aduddin Djamal juga dihadiri Kepala Dinas Syariat Islam Provinsi Aceh dan Kota Banda Aceh.

Ratusan warga Penteriek juga sangat antusias menyaksikan prosesi sakral bagi remaja itu.

Wakil Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa`aduddin Djamal mengatakan mulai hari ini Dewi Susanti juga telah resmi menjadi anggota mu`alaf Kota Banda Aceh.


"Di kota Banda Aceh belum lama ini telah terbentuk forum mu`alaf yang berkoordinasi dengan Komite Penguatan Akidah dan Pendidikan Agama Islam (KPA-PAI), forum ini terbentuk untuk meningkatkan perhatian kita kepada para mu`alaf," kata Illiza Sa`aduddin Djamal.

Ia juga mengajak seluruh komponen masyarakat kota Banda Aceh untuk peduli terhadap para mu`alaf sebab mereka telah disingkirkan dari keluarga dan komunitasnya.

Sementera itu Ketua Mu`alaf Provinsi Aceh Tgk Rasyid mengatakan selama ini pemerintah di daerah yang telah memberlakukan hukum syariat Islam dinilai kurang peduli terhadap para mu`alaf.

"Mayortas dari kami yang telah berpindah kepercayaan sudah pasti tidak akan diterima lagi oleh keluarga, mereka hanya berharap perhatian dari saudara kami kaum muslimin," kata warga keturunan Tionghoa yang berdomisili di Kampung Mulia, Peunayong Banda Aceh itu.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.