Sepak Terjang Cynthiara Alona, Digelari Bintang Panas Salah Satunya Gara-Gara Film Diperkosa Setan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Cynthiara Alona disorot khalayak setelah terseret kasus dugaan prostitusi online yang melibatkan anak di bawah umur. Sang artis menjadi tersangka setelah hotel miliknya di kawasan Tangerang Selatan digeruduk polisi.

Publik lantas menyisir rekam jejak Cynthiara Alona khususnya di layar lebar. Ia dikenal lewat sejumlah film horor maupun mistis erotis di antaranya Susuk Pocong dan Hantu Binal Jembatan Semanggi.

Keterlibatan Cynthiara Alona di film bermula ketika asisten sineas Nayato Fio Nuala memintanya datang ke lokasi syuting Hantu Ambulance, film terakhir Suzzanna. Alona mengaku tak bisa berdialog, hanya blocking.

Dialog Saya Dihapus

Artis Cyntiara Alona saat dihadirkan sebagai tersangka dalam gelar kasus prostitusi dan eksploitasi anak  Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (19/03/2021). Dalam pengungkapan tersebut diamankan belasan barang bukti handphone, uang tunai dan alat kontrasepsi. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Artis Cyntiara Alona saat dihadirkan sebagai tersangka dalam gelar kasus prostitusi dan eksploitasi anak Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (19/03/2021). Dalam pengungkapan tersebut diamankan belasan barang bukti handphone, uang tunai dan alat kontrasepsi. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

“Akhirnya, dialog-dialog saya dihapus. Jadilah saya muncul di film itu sebagai penampakan saja,” aku Alona ketika kami wawancara pada 2010. Setelahnya, ia mendampingi Dewi Perssik dan Andi Soraya di film laris Kutunggu Jandamu.

Cynthiara Alona juga tampil sebagai suster seksi dalam film horor erotis Paku Kuntilanak dan Setan Budeg. Lama-lama citra seksi melekat pada aktris kelahiran 7 Juli 1985, itu.

Ah, Uh, Ah, Uh

Artis Cyntiara Alona saat dihadirkan sebagai tersangka dalam gelar kasus prostitusi dan eksploitasi anak  Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (19/03/2021). Dalam pengungkapan tersebut diamankan belasan barang bukti handphone, uang tunai dan alat kontrasepsi. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Artis Cyntiara Alona saat dihadirkan sebagai tersangka dalam gelar kasus prostitusi dan eksploitasi anak Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (19/03/2021). Dalam pengungkapan tersebut diamankan belasan barang bukti handphone, uang tunai dan alat kontrasepsi. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

“Setiap film saya rilis, orang-orang selalu berujar: Asyik Mbak Alona main film lagi. Wah, pasti ada adegan ah-uh-ah-uh dan topless nih. Saya dibilang bom s*ks,” Alona membeberkan.

Mendapat gelar bintang panas, Alona santai. Menurutnya, gelar itu disematkan bukan tanpa alasan. “Apa boleh buat, memang karakter-karakter yang saya mainkan wanita pemberani dalam tanda kutip,” selorohnya.

Kelewat Bombastis

Suasana konfrensi pers tersangka artis Cyntiara Alona dalam pengungkapan kasus prostitusi dan eksploitasi anak di Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (19/03/2021). (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Suasana konfrensi pers tersangka artis Cyntiara Alona dalam pengungkapan kasus prostitusi dan eksploitasi anak di Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (19/03/2021). (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Cynthiara Alona mengukuhkan posisi sebagai bintang film horor seksi saat menjadi pemeran utama di film Diperkosa Setan (2010). Karena kelewat bombastis, judul diubah menjadi Raped by Saitan.

Dalam film arahan sineas Petruska Karangan, aktingnya diadu dengan bintang panas era 1990-an, Teguh Julianto. Teguh dikenal lewat sejumlah film hot di antaranya, Skandal Iblis, Kenikmatan Tabu, dan Misteri di Malam Pengantin.

Itu Tuntutan Kerja

Poster film Diperkosa Setan. (Foto: MM Creations/ IMDb)
Poster film Diperkosa Setan. (Foto: MM Creations/ IMDb)

Kala itu, Alona mengakui film Hantu Binal Jembatan Semanggi (HBJS) dan Diperkosa Setan mendongkrak popularitasnya. Ia bikin geger khalayak karena tampil “polos” dalam HBJS.

“Saya benar-benar topless. Mau gimana lagi, itu tuntutan kerja. Setelah melihat adegannya, tak ubahnya seperti semi-biru,” keluh Alona seraya bilang, “HBJS memberi pelajaran berharga. Next job, saya harus bertanya tentang adegan lebih detail.”