Sepakbola Terdampak Virus Corona, FIFA Keluarkan Sikap

Riki Ilham Rafles

VIVA – Otoritas tertinggi sepakbola dunia, FIFA akhirnya membuat pernyataan resmi terkait polemik yang terjadi belakangan ini karena dampak virus corona. Di sejumlah negara, pemain, pelatih, dan ofisial banyak bersilang pendapat dengan klub.

Masalah utama mereka tentu karena pemangkasan gaji. Banyak pemain yang menolak menerima keputusan tersebut, mengingat mereka sudah memasuki akhir musim.

FIFA menekankan pentingnya klub dan anggota timnya duduk bersama dan berbicara mencari solusi. Mereka paham betul, jika saat ini klub pun diterpa masalah finansial akibat kompetisi dihentikan sementara.

"Sepakbola, seperti sektor ekonomilainnya, harus menemukan solusi yang adil dan setara yang disesuaikan dengan keadaan ini," demikian pernyataan resmi FIFA dikutip dari laman resminya.

FIFA juga membuat aturan terkait dengan kontrak pemain. Mengingat musim ini bisa dipastikan jadwal kompetisi akan molor. Sedangkan mayoritas kontrak profesional di kompetisi Eropa berakhir pada periode Juni.

Tak ingin nantinya menjadi masalah, FIFA menginstruksikan kepada klub untuk tetap memperbaharui kontrak pemain yang habis di Juni 2020. Durasi kontrak yang baru disesuaikan dengan masa berakhirnya kompetisi musim ini.

Sedangkan untuk kontrak pemain di kompetisi yang baru memasuki musim awal dan dinyatakan berhenti total, FIFA meminta agar tetap dianggap berlaku di musim berikutnya. Jadi tidak ada istilah nantinya mereka membentuk tim baru.

Yang terakhir terkait dengan waktu bursa transfer. FIFA memastikan akan membuatnya menjadi fleksibel. Yang pasti akan diberlakukan sesuai dengan akhir musim lama dan awal musim baru.