Sepasang Kekasih Masih SMA Lakukan Aborsi

TRIBUNNEWS.COM,BLITAR-- Fgf, (16), pelajar kelas II sebuah SMA swasta di Kota Blitar, ditangkap petugas Polres Blitar karena diduga sebagai pelaku aborsi bersama pacarnyari, Rnd (18), warga Desa Jeblok, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar.

Fgf nekat berbuat seperti itu karena pacarnya hamil 4 bulan dan terus menuntut pertanggungjawaban.

Saat ini ia masih diperiksa penyidik, sedang pacarnya, Rnd saat ini dirawat di RSUD Ngudi Waluyo, Kecamatan Wlingi, karena mengalami pendarahan hebat.

AKP Ngadiman Rahyudi, Kasat Reskrim Polres Blitar mengatakan, kasus ini terungkap Senin (8/10) malam atau beberapa jam sehabis pelaku mengubur janin dari hasil hubungan gelap dengan pacarnya.

Mungkin saat mengubur di pekarangan belakang rumah orangtua pacarnya, ada warga yang mengetahui sehingga memberi tahu orang tua pacarnya.

Begitu pelaku datang ke rumah pacarnya, langsung diamankan petugas. Dalam perkara ini, pelaku yang asal Kelurahan Karangsari, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar diancam pasal 240 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman penjara 20 tahun.

"Ia yang membuatkan jus buat diminum pacarnya. Tujuannya, agar bayi yang dikandung pacarnya itu bisa keguguran," kata Ngadiman, Selasa (9/10/2012).

Dokter kandungan RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, dr Didik Agus Gunawan SpOG, mengatakan, korban saat ini masih butuh perawatan karena kondisinya masih lemah akibat mengalami pendarahan hebat (prematur).

"Ari-arinya belum keluar semua dan masih tersisa di kandungannya sehingga ia harus dikiret," ujarnya.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.