Sepeda Listrik Ini Pakai Baterai Berbahan Antipeluru

Krisna Wicaksono
·Bacaan 1 menit

VIVA – Kementerian Perhubungan pada tahun lalu menerbitkan Peraturan Menteri nomor 45 tahun 2020, yang mengatur soal kendaraan tertentu dengan menggunakan penggerak motor listrik.

Dalam aturan tersebut, dijelaskan bahwa ada beberapa kendaraan yang diperbolehkan melintas di jalur khusus yang ada di jalan raya, tanpa perlu dibekali dengan surat-surat.

Salah satunya adalah sepeda listrik, baik yang dilengkapi dengan pedal untuk mengayuh maupun hanya mengandalkan energi listrik dari baterai yang terhubung ke dinamo.

Adanya peraturan itu disambut gembira oleh para produsen sepeda listrik, termasuk Viar yang baru saja meluncurkan produk terbaru mereka, yakni Viar Caraka.

Perusahaan asal Semarang, Jawa Tengah itu merancang Caraka dengan konsep alat transportasi ramah lingkungan untuk kaum milenial. Rancang bangunnya mengutamakan faktor kenyamanan pengendara, seperti sadel dibuat lebih lebar dan tebal.

“Posisi ergonomis yang baik dapat menghindari terjadinya cidera, berkendara menjadi lebih aman, nyaman, hemat energi, dan tentunya bisa mengurangi lelah,” ujar Marketing Communication Viar Motor Indonesia, Frengky Osmond, dikutip VIVA Otomotif Minggu 31 Januari 2021.

Tampilan panel instrumen juga dibuat besar, sehingga mudah dipantau. Informasi yang ditampilkan mulai dari kecepatan, daya baterai dan jarak tempuh.

Keunikan dari sepeda ini adalah pada bagian baterai, di mana Viar menggunakan bahan Graphene yang dikenal lebih kuat dari kevlar dan bisa menahan laju peluru.

Berbekal dinamo 400 Watt, sepeda ini mampu melaju hingga kecepatan 30 kilometer per jam sejauh 55 kilometer. Ketika daya baterai habis, pengguna perlu menunggu empat jam hingga kembali terisi penuh.

Sepeda yang dibekali keranjang depan, soket USB untuk mengecas ponsel dan lampu LED di bagian depan serta belakang ini, ditawarkan dengan harga Rp7,9 juta untuk wilayah Jabodetabek.