Sepekan, Bharada E tersangka hingga Ferdy Sambo dibawa ke Mako Brimob

Selama sepekan (1-6 Agustus), berbagai peristiwa hukum telah diberitakan Kantor Berita ANTARA mulai Bharada Richard Eliezer atau Bharada E ditetapkan sebagai tersangka hingga Irjen Ferdy Sambo dibawa ke Mako Brimob Polri.

Berikut rangkuman berita hukum sepekan yang layak disimak pagi ini.

1. Presiden perintahkan diskusi lebih masif soal kontroversial RUU KUHP

Presiden Joko Widodo memerintahkan jajarannya menggelar diskusi secara lebih masif dan terbuka terkait isu-isu kontroversial dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RUU KUHP).

Selengkapnya di sini

2. Polri sangkakan Bharada E melanggar Pasal 338

Polri menetapkan Bharada Richard Eliezer atau Bharada E sebagai tersangka dengan sangkaan Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP.

Selengkapnya di sini

3. Ferdy Sambo: Saya beri keterangan apa yang dilihat dan ketahui

Irjen Pol. Ferdy Sambo usai menjalani pemeriksaan terkait dengan kasus dugaan pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir Yosua dengan tersangka Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E, Kamis petang, menyatakan dirinya telah memberikan keterangan sesuai dengan yang dia lihat dan ketahui.

Selengkapnya di sini

4. Komnas HAM: Kasus kematian Brigadir J makin jelas

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI mengatakan pengungkapan kasus kematian Brigadir J makin jelas atau terang benderang setelah sejumlah rangkaian pengumpulan keterangan dari berbagai pihak.

Selengkapnya di sini

5. Ferdy Sambo ditempatkan di tempat khusus Mako Brimob Polri

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo meluruskan informasi terkait penangkapan dan penahanan Irjen Ferdy Sambo, yakni yang bersangkutan baru ditempatkan di tempat khusus di Mako Brimob Polri.

Selengkapnya di sini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel