Sepekan, kesiapan KTT G20 Bali hingga BI optimistis ekonomi pulih

·Bacaan 1 menit

Terdapat sejumlah berita penting dan menarik perhatian selama sepekan terakhir seperti kesiapan Indonesia selenggarakan KTT G20 tahun 2022, hingga BI optimistis ekonomi RI pulih tahun 2022, tumbuh hingga 5,5 persen.

Berikut rangkuman berita yang banyak menarik perhatian masyarakat mulai 22 sampai 28 November 2021:

1. Luhut pastikan kesiapan Indonesia selenggarakan KTT G20 tahun 2022

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memastikan kesiapan Indonesia sebagai tuan rumah perhelatan rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 tahun 2022.
Simak selengkapnya di sini

2. Erick Thohir ingin pelabuhan Indonesia jadi super hub di Asia Tenggara

Menteri BUMN Erick Thohir ingin pelabuhan Indonesia menjadi super hub di Asia Tenggara yang menuju Eropa dan kawasan-kawasan lainnya usai adanya penyatuan Pelindo.
Simak selengkapnya di sini

3. Airlangga optimistis ekonomi triwulan IV-2021 tumbuh hingga 6 persen

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto optimistis ekonomi Indonesia pada triwulan IV-2021 akan tumbuh di antara lima persen hingga enam persen.
Simak selengkapnya di sini

4. Pemerintah segera tindak lanjuti putusan MK terkait UU Cipta Kerja

Pemerintah segera menindaklanjuti hasil putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyatakan bahwa Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja bertentangan dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat secara bersyarat.
Simak selengkapnya di sini

5. BI optimistis ekonomi RI pulih tahun 2022, tumbuh hingga 5,5 persen

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo optimistis ekonomi Indonesia akan pulih pada tahun 2022 dan bertumbuh dalam rentang 4,7 persen sampai 5,5 persen.
Simak selengkapnya di sini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel