Sepekan, Penyakit cikungunya, hingga keluarga ikhlaskan kepergian Eril

Sejumlah berita humaniora selama sepekan, 29 Mei-4 Juni 2022, mendapat perhatian pembaca serta masih menarik untuk disimak hari ini, mulai dari strategi pemerintah dorong imunisasi dasar, Kemenag memberangkatkan 325 petugas haji, gempa M 4,8 guncang Luwu Utara, penyakit Cikungunya, hingga berita tentang keluarga melepaskan kepergian Eril.

Berikut ini sejumlah rangkuman berita humaniora sepekan:

1. Ini tiga strategi pemerintah dorong imunisasi dasar lengkap pada anak

Pemerintah menyiapkan tiga strategi penting agar imunisasi dasar lengkap pada anak-anak semakin meningkat, kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Reisa Broto Asmoro.

Berita selengkapnya bisa dibaca di sini

2. Kemenag memberangkatkan 325 petugas haji ke Arab Saudi

Kementerian Agama memberangkatkan 325 petugas haji yang tergabung dalam Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1443 H/2022 M.

Berita selengkapnya bisa dibaca di sini

3. Gempa M 4,8 guncang Luwu Utara

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,8 mengguncang Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, pada Jumat pukul 00.31 WIB, demikian laporan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Berita selengkapnya bisa dibaca di sini

4. Kemenkes: Gejala delapan warga Cilandak mengarah ke Cikungunya

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Dirjen P2P) Kemenkes RI Maxi Rondonuwu menyebut gejala demam dan bercak merah pada kulit yang dialami warga Cilandak, Jakarta Selatan, mengarah pada dugaan cikungunya.

Berita selengkapnya bisa dibaca di sini

5. Keluarga mengikhlaskan kepergian Eril

Keluarga Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengikhlaskan kepergian Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril, yang terseret arus Sungai Aare di Kota Bern, Swiss, pada 26 Mei 2022 dan hingga kini belum ditemukan.

Berita selengkapnya bisa dibaca di sini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel