Seperti Bali, KEK Kesehatan Bakal Dibangun di Batam

Merdeka.com - Merdeka.com - Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam menyatakan, akan dibangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan dan Pariwisata di Sekupang, Batam, menyusul KEK Kesehatan yang saat ini tengah dibangun di Sanur, Bali.

"Sekarang ini masih dalam tahap pengajuan di pusat dengan Kemenko perekonomian Sebagai dewan KEK nasional," kata Direktur Humas Promosi dan Protokol BP Batam Ariastuty Sirait, saat ditemui di Jakarta, Senin (7/11).

Dia menyatakan, dalam menunggu proses pengajuan itu, pihaknya sudah mendapatkan calon investor dari Singapura dan investor lokal Indonesia.

"Tapi investornya sudah kita dapat dari Singapura dan dari lokal Indonesia, karena kan kalau mengajukan untuk ini harus ada kolaborasi antara asing dan juga lokal Indonesia. Oleh karena itu kita berharap ini akan segera terealisasi," ujarnya.

Sejauh ini, Sekupang, Batam, dipilih menjadi lokasi untuk rencana pembangunan KEK Kesehatan, dengan luas lahan 44 hektar. Nantinya, disana akan dibangun berbagai fasilitas kesehatan bertaraf internasional sebagaimana KEK Kesehatan di Sanur, Bali.

"Pokoknya lokasi lahan sudah ada, di daerah Sekupang disitu ada 44 hektar. Jadi, memang luas banget itu untuk pengembangan KEK kesehatan dan nanti bisa didirikan di situ center untuk kanker juga untuk operasi plastik dan juga untuk fertiliti center kesuburan. Kita memang mengalokasikan daerah tersebut untuk cek kesehatan dan pemerintah pusat sepertinya sudah melihat keseriusan kami," ungkapnya.

Adapun target investasi yang dibidik oleh Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam, untuk mewujudkan KEK Kesehatan di Batam, yakni USD 200 Juta atau sekitar Rp 3,1 triliun ( USD 1 = Rp 15,688).

"Targetnya USD 200 juta memang gede karena kesehatan memang besar. Kami mengambil potensi itu karena kan rata-rata percaya sama dokter yang dari luar, dengan adanya KEK kesehatan ini tentunya kita tidak lagi menunggu keputusan dari IDI (Ikatan Dokter Indonesia)," ujarnya.

BP Batam pun menargetkan tahun depan bisa merealisasikan pembangunan KEK Kesehatan di Batam. Saat ini, pogres nya baru mencapai 60-70 persen terkait pengajuan kepada Dewan KEK Nasional.

"Mudah-mudahan tahun depan kita sudah dapat realisasinya tergantung dewan KEK nasional aja dan kita sudah mulai progres sudah mulai 60 sampai 70 persen. Pembangunan belum, masih progres yang disahkan dulu. Kalau yang di Bali sudah disahkan karena itu sudah ada investasinya," pungkasnya.

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6.com [azz]