Seperti Manny Pacquiao, 3 Bintang Olahraga Ini Berebut Kursi Pemimpin Negara

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Manila - Nama Atlet tinju Manny Pacquiao kini tengah jadi sorotan di Filipina. Pasalnya ia berencana mencalonkan diri sebagai presiden dalam pemilihan 2022.

Manny Pacquiao bahkan pensiun dari dunia tinju yang membesarkan namanya, untuk fokus pada pertarungan terbesar dalam karir politiknya. Menjadi presiden di tanah kelahirannya.

Selain Manny Pacquiao, ada sejumlah bintang yang bersinar di dunia olahraga dan lebih dahulu berebut kursi orang nomor satu di negara asalnya. Salah satunya bahkan sukses, berhasil memimpin negeri: jadi presiden atau pemimpin negara (perdana menteri).

Berikut ini tiga bintang bersinar di dunia olahraga yang terjun lebih dahulu dari Manny Pacquiao untuk mencalonkan diri sebagai presiden, dikutip dari BBC, Kamis (30/9/2021):

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

1. George Weah, Pesepakbola Jadi Presiden Liberia

Seusai pensiun menjadi pesepak bola, George Weah mulai menekuni dunia politik. Pada 2005 sempat ikut pemilihan presiden namun saat itu kalah dari Ellen Johnson Sirleaf. (AFP/Joel Saget)
Seusai pensiun menjadi pesepak bola, George Weah mulai menekuni dunia politik. Pada 2005 sempat ikut pemilihan presiden namun saat itu kalah dari Ellen Johnson Sirleaf. (AFP/Joel Saget)

Salah satu pesepakbola terhebat sepanjang masa Afrika meraih gelar baru - menjadi presiden negara Afrika barat Liberia, negara asalnya.

George Weah bangkit dari awal yang sederhana di daerah kumuh. Ia lalu bermain di beberapa tim terbaik Eropa, mengumpulkan berbagai penghargaan sepakbola.

Dia kemudian mengalihkan pandangannya ke politik dan setelah sejumlah upayanya gagal, pada akhirnya ia memenangkan jabatan terpilih sebagai senator pada tahun 2014. Ia pun tak lama bersiap untuk mengambil alih posisi teratas.

Tidak banyak mantan bintang olahraga yang berhasil mencapai posisi Weah, tetapi tidak jarang melihat mereka bergabung dengan keributan politik - sering kali dibantu oleh kehadiran publik yang mapan dan mungkin oleh ambisi dan dorongan yang membantu mereka berhasil di arena olahraga.

2. Imran Khan, Perdana Menteri Pakistan Mantan Atlet Kriket

Imran Khan, Perdana Menteri Pakistan yang dulunya merupakan mantan atlet kriket dan selebritas nasional (AP)
Imran Khan, Perdana Menteri Pakistan yang dulunya merupakan mantan atlet kriket dan selebritas nasional (AP)

Salah satu yang pertama muncul di benak dalam kategori mantan atlet berebut kursi pemimpin negara mungkin adalah Imran Khan. Sosoknya begitu menikmati karir termasyhur bermain untuk tim kriket nasional Pakistan antara tahun 1976 dan 1992, dan memimpinnya ke satu-satunya kemenangan Piala Dunia pada tahun 1992.

Dia kemudian terjun ke filantropi dan politik, meluncurkan partai politiknya sendiri pada tahun 1996.

Imran Khan pertama kali memenangkan kursi di Majelis Nasional pada tahun 2002 dan partainya didirikan sebagai kekuatan politik yang serius pada pemilu 2013.

3. Jack Kemp, Pesepak Bola Gagal Jadi Presiden AS

Bendera Amerika Serikat (AP PHOTO)
Bendera Amerika Serikat (AP PHOTO)

Dalam sepak bola Amerika, Jack Kemp adalah bintang quarterback tahun 1960-an yang kemudian mengabdi di Kongres selama 18 tahun sebagai Republikan dan menjadi pahlawan konservatif sayap partai Reagan.

Dia melakukan upaya yang gagal untuk mencalonkan diri sebagai presiden dan wakil presiden, tetapi menjabat sebagai sekretaris perumahan di kabinet George Bush Senior.

Di pihak Demokrat, contoh yang paling terkenal adalah Bill Bradley, bintang pemain basket New York Knicks yang kemudian menjadi senator untuk New Jersey selama 18 tahun.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel