Sepinya Lapak saat Daging Lenyap di Pasaran

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Pedagang daging sapi meradang. Mahalnya harga daging dituding menjadi biang keladi jualan pedagang daging turun drastis.

Pedagang mengeluhkan Harga Pokok Penjualan (HPP) daging sapi di tingkat Rumah Pemotongan Hewan (RPH), dan distributor yang terlampau tinggi. Sehingga keuntungan yang diterima mereka sangat tipis.

Seorang pria terlihat di antara los daging yang kosong akibat aksi mogok pedagang di Pasar Kebayoran, Jakarta, Rabu (20/1/2021). Aksi mogok jualan para pedagang daging sapi sebagai bentuk protes kepada pemerintah atas tingginya harga daging sapi sejak akhir 2020. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Seorang pria terlihat di antara los daging yang kosong akibat aksi mogok pedagang di Pasar Kebayoran, Jakarta, Rabu (20/1/2021). Aksi mogok jualan para pedagang daging sapi sebagai bentuk protes kepada pemerintah atas tingginya harga daging sapi sejak akhir 2020. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Alhasil, terbitlah surat dari Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) yang meminta semua pedagang daging sapi di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek) setop berdagang.

Permintaan ini diamini dan sejak sejak 19 Januari malam hingga 21 Januari 2021, pedagang daging sapi Jadebatabek pun tak menggelar lapaknya.

Seorang pria tidur di los pedagang daging yang kosong akibat aksi mogok pedagang di Pasar Kebayoran, Jakarta, Rabu (20/1/2021). Aksi mogok jualan para pedagang daging sapi sebagai bentuk protes kepada pemerintah atas tingginya harga daging sapi sejak akhir 2020. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Seorang pria tidur di los pedagang daging yang kosong akibat aksi mogok pedagang di Pasar Kebayoran, Jakarta, Rabu (20/1/2021). Aksi mogok jualan para pedagang daging sapi sebagai bentuk protes kepada pemerintah atas tingginya harga daging sapi sejak akhir 2020. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Terkuak jika harga daging sapi telah terjadi sejak Juli 2020. Faktor penyebabnya, importir sapi mendapatkan harga yang sudah sangat tinggi dari negara produsen seperti Australia pada pertengahan tahun lalu.

Kenaikan harga terjadi sejak Juli 2020 sampai dengan Januari 2021 sudah mencapai Rp 13 ribu per kg untuk pembelian sapi bakalan dari Australia.

Sejumlah orang terlihat di antara los daging yang kosong akibat aksi mogok pedagang di Pasar Kebayoran, Jakarta, Rabu (20/1/2021). Aksi mogok jualan para pedagang daging sapi sebagai bentuk protes kepada pemerintah atas tingginya harga daging sapi sejak akhir 2020. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Sejumlah orang terlihat di antara los daging yang kosong akibat aksi mogok pedagang di Pasar Kebayoran, Jakarta, Rabu (20/1/2021). Aksi mogok jualan para pedagang daging sapi sebagai bentuk protes kepada pemerintah atas tingginya harga daging sapi sejak akhir 2020. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Sontak, ancaman ini membuat pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) menggelar rapat koordinasi stabilisasi harga daging sapi dengan para pelaku usaha daging. Pertemuan untuk mencari solusi.

Timbangan terlihat di los pedagang daging yang kosong di Pasar Kebayoran, Jakarta, Rabu (20/1/2021). Para pedagang daging sapi di sejumlah pasar di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) menggelar aksi mogok jualan hingga Jumat (22/1). (Liputan6.com/Johan Tallo)
Timbangan terlihat di los pedagang daging yang kosong di Pasar Kebayoran, Jakarta, Rabu (20/1/2021). Para pedagang daging sapi di sejumlah pasar di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) menggelar aksi mogok jualan hingga Jumat (22/1). (Liputan6.com/Johan Tallo)

Usai menemui kesepakatan dengan pemerintah. Akhirnya pedagang daging menghentikan aksi mogok dan mulai berjualan lagi pada Jumat, 22 Januari 2021.

Penghentian aksi mogok jualan pedagang daging ini menyusul adanya tindak lanjut serius dari pemerintah terhadap tuntutan asosiasi. Khususnya terkait stabilisasi harga dan kelancaran pasokan daging sapi.