Serahkan Hadiah Lomba SKOVIT, Kemenpora Siapkan Kejutan di 2021

Robbi Yanto
·Bacaan 2 menit

VIVA – Kementerian pemuda dan olahraga (Kemenpora) menggelar prosesi penyerahan hadiah kepada pemenang lomba Virtual Sekolah Khusus Olahraga atau SKOVIT di Excellent Hall, Tangerang Selatan, Minggu 22 November 2020.

SKOVIT berlangsung selama satu bulan penuh dari 27 Agustus sampai dengan 30 September 2020. Pengumuman pemenang telah diumumkan melalui sosial media Kemenpora.

Pelaksanaan acara pembagian hadiah ini sengaja diundur karena adanya pemberlakuan status PSBB Transisi DKI Jakarta dalam masa pandemi Covid-19.

Para pemenang lomba Virtual Training SKOVIT Indonesia dari kategori disabilitas maupun non disabilitas diundang ke Jakarta untuk menerima hadiah secara simbolis dari pihak Kemenpora.

Tapi, dikarenakan para pemenang tersebar dari berbagai daerah di Indonesia, pihak Kemenpora hanya mengundang para pemenang yang berasal dari wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat.

Hal ini berhubungan dengan kondisi yang belum stabil di masa pandemi COVID-19 demi menjaga kesehatan, keamanan dan keselamatan para pemenang yang berasal dari luar daerah.

Para pemenang yang diundang ke Jakarta pun diharuskan membawa hasil rapid tes yang dinyatkan negatif, dan pada saat acara berlangsung harus tetap mengikuti protokol kesehatan.

Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Raden Isnanta mengatakan SKOVIT bertujuan untuk menggerakkan dan memberi nuansa baru untuk atlet-atlet yang saat ini terpaksa harus berlatih di rumah karena pandemi COVID-19.

Selain itu, video-video teknik olahraga yang telah diunggah dapat menjadi evaluasi atlet itu sendiri dan pembelajaran bagi masyarakat Indonesia.

"Hari ini sebuah rentetan dari perjalanan satu tahun bahwa kami ingin membuat olahraga di tengah pandemi. Banyak yang kami tawarkan kepada yang dewasa, usia dini, disabilitas, hingga atlet muda," kata Isnanta.

"Ini adalah even yang menggerakkan atlet-atlet yang berlatih di rumah untuk tetap latihan. Dan masyarakat bisa melihat serta mempraktekkannya. Kami memberikan banyak hal tentang olahraga di rumah. Lomba hanya cara untuk memberikan semangat. Intinya agar atlet-atlet di rumah tetap berlatih," sambungnya.

Lebih lanjut, Isnanta mengatakan Kemenpora berharap pandemi COVID-19 bisa berakhir tahun depan. Namun jika tidak, Kemenpora akan memberikan inovasi terbaru agar atlet-atlet muda dan masyarakat Indonesia tetap berolahraga.

"Seandainya masih berlangsung, kami akan membuat edisi-edisi kedua dan selanjutnya. Kalau berakhir, format akan kami rubah karena pertandingan sudah bisa digelar.

Hal senada juga disampaikan oleh Asdep Pengelolaan Pembinaan Sentra dan SKO, Bayu Rahadian. SKOVIT merupakan inovasi agar atlet yang berada di Diklat tetap berlatih.

"Ini merupakan inovasi kami di tengah situasi yang harus berdampingan dengan pandemi COVID-19. Jadi latihan yang baik dan benar secara teori dan praktek anak-anak dan dilakukan melalui virtual. Tentu akan kami evaluasi," ucapnya.

Berikut Pemenang Lomba Virtual Training SKOVIT Indonesia:

Juara 1 kategori Tabata: Ikhwal Febriyo - Kabupaten Kerinci.

Juara 1 Kategori Teknik Gerakan Cabang Olahraga: Dewandanu (Taekwondo) - Kabupaten Bogor

Workout Challenge: Kabupaten Bogor dan Kabupaten Kerinci.

Disabilitas

Juara 1 Kategori Teknik: Komang Ayu Krisna Kirana - Denpasar

Juara 1 Workout Challenge: Alwan Eka Putra dkk - Kabupaten Bogor.