Serbia Open akan digelar tanpa penonton

Fitri Supratiwi
·Bacaan 1 menit

Penggemar tenis tidak akan diizinkan menghadiri Serbia Open yang akan berlangsung 19-25 April karena turnamen akan diadakan sejalan dengan langkah-langkah pengendalian pandemi COVID-19, menurut penyelenggara Djordje Djokovic, Reuters melaporkan, Sabtu.

Acara amal Adria Tour, yang diselenggarakan tahun lalu oleh petenis nomor satu dunia Novak Djokovic, saudara Djordje, di Serbia dan Kroasia, dihadiri hingga 4.000 penonton dan berakhir dengan kegagalan karena dia dan beberapa pemain lain terpapar virus corona.

Dengan tidak adanya jarak sosial di antara para penggemar, banyak dari mereka tidak memakai masker, Novak Djokovic dikritik setelah rekaman video muncul tentang dirinya dan pemain lain yang berpesta di klub malam Beograd.

Baca juga: Direktur French Open sebut tak akan ulangi kesalahan Adria Tour

"Sayangnya, tidak akan ada penonton tahun ini karena kami berada dalam situasi sulit dengan banyak orang tertular virus setiap hari," kata penyelenggara acara ATP 250 Djordje Djokovic.

"Ini tahun yang sangat sulit bagi semua orang dan telah mengakibatkan banyak cedera. Sayangnya, Borna Coric dan Stan Wawrinka harus mundur tetapi itu masih akan menjadi lapangan yang sangat kuat.

"Selain Novak, Dominic Tiem, Gael Monfis dan Aslan Karatsev akan memasuki turnamen, seperti halnya Filip Krajinovic dari Serbia, Laslo Djere dan Miomir Kecmanovic. Banyak dari 30 pemain teratas akan berada di sini."

Baca juga: Djokovic dan istrinya positif terpapar COVID-19

Serbia Open awalnya, pada 2009 hingga 2012, diadakan di lapangan tanah liat Djokovic di tepi sungai Danube, di pusat kota Beograd, namun terhenti setelah gagal menarik nama-nama besar, seperti juara 13 kali French Open Rafael Nadal.

Turnamen, yang digunakan oleh Djokovic dan pemain lainnya untuk pemanasan French Open dan menarik penjualan sebanyak 7.000 penonton, itu kembali tahun ini untuk menggantikan Hungarian Open yang dimainkan mulai 2017 hingga 2019.

Baca juga: Final Adria Tour dibatalkan setelah Dimitrov positif COVID-19