Serbuan Vaksinasi TNI AL Sukses Distribusikan 1,5 Juta Dosis Vaksin Covid-19

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Tasikmalaya Serbuan vaksinasi Covid-19 TNI AL, kembali menyasar kalangan santri, pelajar, dan masyarakat umum di Pondok Pesantren Suryalaya, Tasikmalaya, Jawa Barat. Sebanyak 4.000 dosis vaksin kedua, serta 3.000 dosis pertama disiapkan kesatuan.

Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono mengatakan, untuk menyukseskan vaksinasi massal yang dicanangkan pemerintah, lembaganya mengerahkan semua lini kesatuan.

“Kita punya serbuan vaksin maritim awalnya, di maritim seluruh Lantamal (Pangkalan Utama TNI AL) seluruh amal (Pangkalan Angkatan Laut ), sudah melaksanakan, ya tentunya dalam tahap penyelesaian,” di kampus Institut Agama Islam Latifah Mubarokiyah (IAILM) Suryalaya, Tasikmalaya, Rabu (29/9/2021).

Menurutnya, kegiatan vaksinasi Covid-19 yang dilakukan kesatuan angkatan laut tidak hanya berlaku bagi kalangan santri dan pelajar di Garut dan Tasik, Jawa Barat semata, namun berlaku bagi semua lapisan masyarakat. “Kita ini di seluruh Indonesia,” ujarnya bangga.

Khusus vaksinasi santri, kegiatan vaksinasi covid-19 kali ini merupakan lanjutan dari program sebelumnya, untuk mendukung peningkatan imun tubuh mereka, saat Pembelajaran Tatap Muka (PTM) mulai digulirkan sekolah.

“Kegiatan ini pun dalam rangka menciptakan segera tercapainya herd immunity (Kekebalan kelompok) bagi seluruh rakyat Indonesia,” kata dia.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Kerahkan Semua Lini

Wakasal Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono mengawasi jalannya vaksinasi covid-29 kalangan santri, pelajar dan masyarakat di kampus Institut Agama Islam Latifah Mubarokiyah (IAILM) Suryalaya, Tasikmalaya. (Liputan6.com/Jayadi Supriadin)
Wakasal Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono mengawasi jalannya vaksinasi covid-29 kalangan santri, pelajar dan masyarakat di kampus Institut Agama Islam Latifah Mubarokiyah (IAILM) Suryalaya, Tasikmalaya. (Liputan6.com/Jayadi Supriadin)

Tidak hanya kalangan pesantren, seluruh prajurit dan perwira AL ujar dia, bahu membahu melaksanakan vaksinasi bagi kalangan lintas agama, sebagai ikhtiar meningkatkan imun tubuh warga.

“Kemarin kita di tempat komunitas Budha dan komunitas lainnya, kali ini kita di pondok pesantren Suralaya,” kata dia.

Bahkan dalam serbuan vaksinasi massal ini, seluruh komando utama TNI-AL, bergerilya melakukan vaksinasi covid-19 di lingkungan kampus dan lembaga pendidikan lainnya.

“Seperti ini kita tugaskan marinir di pesantren Suryalaya, masyarakat juga banyak, di sekitar juga banyak masyarakat yang ikut,” kata dia.

Sementara untuk menjangkau kalangan pelajar di sekolah hingga kampus, lembaganya ujar dia, mengerahkan prajurit dan perwira Seskoal, Kolinlamil untuk melaksanakan kegiatan vaksinasi.

“Armada 123 melaksanakan serbuan di masyarakat maritim di pantai pantai dan sebagainya, ini kita gerakan semua lini,” papar dia.

Dengan upaya itu, tak kurang dari 1,5 juta dosis 1 dan 2 vaksinasi Covid-19, telah diberikan kesatuan angkatan laut bagi masyarakat dari berbagai kelompok dan komunitas.

“Kita ini punya vaksinatornya, kalau vaksinnya tentunya dari Dinkes, jadi insya Allah kalau dari Dinkes minta pasien berapa pun, kita kan bisa laksanakan,” ujar dia bangga.

Target Besar Ponpes Suryalaya

Wakasal Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono memberikan sumbangan 400 paket bansos kepada perwakilan GMPS Ponpes Suryalaya, Tasikmalaya. (Liputan6.com/Jayadi Supriadin)
Wakasal Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono memberikan sumbangan 400 paket bansos kepada perwakilan GMPS Ponpes Suryalaya, Tasikmalaya. (Liputan6.com/Jayadi Supriadin)

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Generasi Muda Pontren Suryalaya (GMPS) Sufi Halwani mengapresiasi kegiatan vaksinasi massal yang dilakukan mabes TNI AL di kalangan pesantren.

Menurutnya, kegiatan vaksin Covid-19 bagi santri dan masyarakat umum di lingkungan pesantren, dinilai penting sebagai ihtiar bersama dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ke depan.

“Secara syariat juga diwajibkan untuk melakukan ihtiar, salah satunya dengan vaksinasi ini,” kata dia.

Selain marinir, kegiatan ini dibantu instansi pemerintah lainnya, mulai bagian kesehatan kodim Tasikmalaya, Lanud, Polres Tasikmalaya dan Dinkes Kesehatan Tasikmalaya.

Dengan upaya itu, target pemerintah mencapai herd immunity (Kekebalan kelompok) masyarakat di atas 70 persen segera terwujud, sehingga mampu meningkatkan daya tahan dan imun tubuh masyarakat Indonesia secara menyeluruh.

“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak hanya sekali, namun juga bisa menjadi contoh bagi yang lainnya terutama masyarakat umum, untuk segera melakukan vaksinasi Covid-19,” kata dia.

Sufi menambahkan, sebagai salah satu lembaga tasawuf terkemuka di Indonesia, GMPS Suryalaya memegang peranan penting menyampaikan pesan mengajarkan akhlak mulia dan budi pekerti bagi masyarakat dan seluruh jemaahnya.

“Semoga cita-cita kami menjadikan ponpes Suryalaya sebagai lembaga tawasuf dunia, sesuai cita-cita abah Anom segera terwujud,” kata dia.

Untuk itu, melalui GMPS dan lembaga lainnya di bawah koordinasi ponpes Suryalaya, terus berbenah menyiapkan rencana mulia itu, termasuk meningkatkan pelayanan bagi umat memberikan pelajaran tasawuf, khususnya Tarekat Qadiriyyah Naqshabandiyyah (TQN).

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel