Serbuan Vaksinasi TNI-Polri Sasar Ribuan Orang di Kota Tua

·Bacaan 1 menit

VIVA – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memantau terus pelaksanaan program vaksinasi COVID-19. Kini, Jenderal Sigit meninjau vaksinasi massal yang digelar Polsek Metro Tamansari bekerja sama dengan Koramil 01 Tamansari di Kota Tua sejak 5 hingga 9 Juli 2021.

“Target vaksinasi yaitu 2.000 orang per hari dengan sasaran masyarakat umum usia 18 tahun ke atas. Dalam dua hari pelaksanaan, tercatat 1.777 orang telah divaksin,” kata Sigit pada Rabu, 7 Juli 2021.

Menurut dia, stok vaksin yang digunakan dalam kegiatan vaksinasi massal ini sebanyak 10.000 vaksin jenis Sinovac. Rinciannya, 5.000 vaksin milik TNI dan 5.000 vaksin lagi milik Polri.

"Petugas vaksinator yang dilibatkan dalam kegiatan ini sejumlah 41 orang," ujarnya.

Diketahui, Mabes Polri akan melaksanakan vaksinasi COVID-19 secara massal dengan target 1 juta se-Indonesia pada Sabtu, 26 Juli 2021. Kegiatan ini dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Bhayangkara pada 1 Juli 2021.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan program vaksinasi ini merupakan target dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang diakselerasikan oleh Kapolri terkait satu juta dosis per hari. Rencananya, vaksinasi dilakukan di 34 Polda.

"Target pelaksanaan vaksinasi sebanyak 1 juta, jumlah vaksinatornya 54.482 orang dan pelaksanaannya di 34 Polda yakni 4.504 titik," kata Argo.

Untuk itu, Argo berharap dilaksanakannya vaksinasi dengan target satu juta ini dapat terciptanya kekebalan kelompok atau herd immunity terhadap virus corona. Namun, masyarakat yang sudah divaksin harus tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) dalam kehidupan sehari-hari.

"Tentunya diharapkan tercapai herd immunity di lingkungan masyarakat," ujarnya.

Baca juga: Gerai Vaksinasi Anak Dibuka di Kantor Wali Kota Jakbar, Catat Waktunya

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel