Sergio Perez Paling Menanjak di F1 2020

Tri Cahyo Nugroho
·Bacaan 2 menit

Tim Red Bull Racing pantas dibuat pusing apakah harus mempertahankan Alex Albon atau merekrut Sergio Perez untuk mendampingi Max Verstappen di Kejuaraan Dunia Formula 1 2021 mendatang.

Statistik menunjukkan, mantan pembalap Tim Racing Point tersebut memiliki kenaikan rata-rata poin tertinggi di antara pembalap di F1 2020 yang berakhir di GP Abu Dhabi, Minggu (13/12/2020) lalu.

Dari 17 lomba F1 2020, Perez dua kali absen (GP Inggris dan GP 70th Anniversary) karena terpapar Covid-19. Total, dari 15 balapan, pembalap Meksiko itu berada di peringkat keempat klasemen akhir dengan 125 poin atau rata-rata 8,3 poin per lomba.

Musim 2019 lalu, Perez hanya mengoleksi 52 poin dalam 21 balapan (2,5 poin/lomba). Itu berarti, kenaikan rata-rata poin Perez mencapai 5,8.

Posisi kedua ditempati Daniel Ricciardo, yang berada tepat di bawah Perez di klasemen akhir F1 2020. Kenaikan rata-rata poin pembalap Renault yang musim depan akan pindah ke McLaren itu mencapai 4,4 (7 di 2020 dan 2,6 di 2019).

Baca Juga:

Masa Depan Sergio Perez Jadi Bukti F1 Tak Perlu Pembalap Terbaik Gerhard Berger Jelaskan Plus-Minus Opsi Red Bull

Statistik ini dihitung hanya dari jumlah balapan yang diikuti pembalap. Karena itulah jumlah balapan Perez musim ini hanya dihitung 15 karena ia dua kali absen.

Pembalap cadangan yang mendapatkan poin saat menggantikan pembalap utama, juga dihitung jika mendapatkan poin. Itu terjadi pada Nico Hulkenberg saat dua kali turun untuk Racing Point menggantikan Perez di GP 70th Anniversary dan Lance Stroll di GP Eifel.

Nicholas Latifi tidak bisa dihitung karena F1 2020 menjadi debut pembalap Williams Racing tersebut.

Sepuluh pembalap mengalami kenaikan rata-rata poin di F1 2020 dibanding musim lalu. Di bawah Ricciardo berturut-turut ada Stroll (3,7 poin), Lando Norris (McLaren – 3,4), juara dunia Lewis Hamilton (Mercedes – 2), Alex Albon (Red Bull Racing – 1,8), Carlos Sainz Jr (McLaren – 1,6), Hulkenberg (1,5), George Russell (Williams – 0,2), dan Daniil Kvyat (AlphaTauri – 0,1).

Sebaliknya, sembilan pembalap mengalami penurunan rata-rata poin musim ini dibanding F1 2019. Yang terburuk, dua posisi terbawah ditempati pembalap Scuderia Ferrari, Sebastian Vettel dan Charles Leclerc.

Penurunan rata-rata poin Pierre Gasly (AlphaTauri) menjadi yang terkecil, yakni 0,1 (4,4 pada 2020 dan 4,5 di 2019). Berikutnya ada Romain Grosjean (Haas) dengan 0,3. Grosjean absen dalam dua balapan terakhir usai mengalami kecelakaan hebat di GP Bahrain.

Di belakang Grosjean berturut-turut ada Antonio Giovinazzi (Alfa Romeo – 0,5 poin), Max Verstappen (Red Bull – 0,6), Kevin Magnussen (Haas – 0,9), Kimi Raikkonen (Alfa Romeo – 1,8), Valtteri Bottas (Mercedes – 2,4), dan duet Ferrari: Leclerc (6,8) dan Vettel (9,5).