Sergio Silva Pede Bakal Mudah Beradaptasi di Arema FC

·Bacaan 2 menit

VIVASergio Silva, bek asing Arema FC asal Portugal hanya memiliki waktu sekitar lima hari untuk adaptasi bersama Dendi Santoso Cs. Bek 27 tahun itu yakin bisa segera beradaptasi dengan tim. Mengingat banyak orang Portugal musim ini di Singo Edan.

Sergio menyebut, sosok pelatih Arema FC, Eduardo Almeida dan penyerang Carlos Fortes akan membantu dirinya cepat beradaptasi, ketiga sosok inilah yang membuat aroma Selecao di tim ini kental. Kemudian ada sosok Adilson Maringa penjaga gawang asal Brasil yang sudah malang melintang di Liga 2 Portugal.

"Salah satu kesulitan mungkin adalah cuaca, karena di sini lebih panas ketimbang di Portugal. Tetapi saya akan mencoba bermain sebaik mungkin apalagi sudah ada Coach Eduardo, Carlos Fortes dan Adilson Maringa untuk membantu saya adaptasi. Dan memberikan yang terbaik untuk klub ini," kata Sergio.

Sergio sendiri yakin segera berdaptasi dengan tim karena dia memiliki banyak pengalaman sebagai pemain profesional. Mantan pemain Oliveirense dan Feirense klub kasta kedua di Portugal. Dia mengaku sebelum terbang ke Indonesia sudah mempersiapkan diri sebaik mungkin di negara asal.

"Saya sebelumnya kapten di mantan tim. Sebelum datang saya di Portugal sudah melakukan persiapan. Saya juga punya modal pengalaman bermain di level Liga 2. Untuk saat ini ada beberapa waktu untuk melakukan persiapan," ujar Sergio.

Sergio Silva kemungkinan akan mengawali debutnya bersama Singo Edan saat menghadapi PSM Makassar pada 5 September 2021 mendatang. Dia diharapkan mampu mengawal lini belakang Arema FC bersama Bagas Adi Nugroho, Johan Alfarizi, dan Diego Michiels.

"Soal bermain atau tidak saya tidak tahu itu keputusan pelatih saya hanya fokus bekerja untuk tim," tutur Sergio.

Sergio menyebut, faktor Aremania menjadi salah satu pertimbangan dirinya bergabung Arema FC. Dia membandingkan dengan Liga 2 di Portugal. Di sana kompetisinya memiliki sistem yang bagus, sangat kompetitif tetapi tidak memiliki cukup banyak suporter. Sedangkan di Indonesia setiap laga dihadiri oleh puluhan ribu suporter. Fanatisme Aremania bahkan dia dengar dan pelajari terlebih dahulu sebelum memutuskan merantau ke Indonesia.

"Di Portugal itu kondisinya bagus, memang di level Liga 2 fansnya tidak terlalu banyak tetapi saya ingin pengalaman baru di negara berbeda. Saya lihat kondisi tim ini banyak fans saya jadi senang dan tertarik. Saya suka hal baru, harus belajar bahasa baru, kondisi negara yang baru dan harus adaptasi, saya senang dengan kondisi ini," kata Sergio.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel