Serial novel grafis "Scott Pilgrim" bakal diadaptasi jadi serial anime

·Bacaan 2 menit

Serial novel grafis "Scott Pilgrim" akan segera diadaptasi sebagai serial animasi (anime) oleh Netflix dan UCP dari Universal Studio Group, The Hollywood Reporter melaporkan pada Minggu.

"Scott Pilgrim vs The World" sendiri sebelumnya pernah diadaptasi dalam format film fitur oleh sineas Edgar Wright pada tahun 2010.

Kreator "Scott Pilgrim" Bryan Lee O'Malley akan terlibat menulis dan memproduksi eksekutif dengan BenDavid Grabinski, pelopor di balik kebangkitan "Are You Afraid of the Dark?" di Nickelodeon.

Baca juga: Hayao Miyazaki akan buat satu film lagi untuk Studio Ghibli

Keduanya akan menampilkan seri dengan rumah produksi anime Science SARU. Eunyoung Choi dari perusahaan itu akan berperan sebagai produser, dan Abel Gongora sebagai sutradara dalam serial tersebut.

Kejutan lainnya, Edgar Wright dan mitra produksi Nira Park juga akan menerima kredit produser eksekutif bersama dengan Marc Platt, Jared LeBoff, dan Adam Seigel dari Marc Platt Productions, dan Michael Bacall.

"Scott Pilgrim" sendiri berpusat pada Pilgrim yang memiliki sebuah band bernama Sex Bob-omb dengan teman-temannya. Hidupnya terbalik ketika dia bertemu Ramona Flowers, seorang gadis Amerika yang baru saja melajang.

Tetapi, sebelum cinta mereka dapat berkembang, Pilgrim menemukan dirinya ditantang oleh tujuh hubungan cinta sebelumnya, dan harus mengalahkan mereka dengan cara yang berlebihan.

Enam volume seri diterbitkan oleh Oni Press antara tahun 2004 dan 2010, dengan novel grafis tidak hanya menjadi hit komik indie tetapi juga menjual jutaan eksemplar.

Wright mengadaptasi karya tersebut di tahun 2010. Ia menulis naskah dengan Bacall dan menyutradarai "Scott Pilgrim vs. the World", yang menampilkan Michael Cera sebagai Pilgrim, dan Mary Elizabeth Winstead sebagai Flowers.

Ada pula jajaran pemeran "tambahan" dalam adaptasi film tersebut di antaranya Kieran Culkin, Chris Evans, Anna Kendrick, Brandon Routh, Jason Schwartzman dan Brie Larson, antara lain.

Di satu sisi, membawa novel grafis ke bentuk anime adalah pengakuan dari beberapa akar novel grafis Jepang, karena pengaruh besar O'Malley untuk karyanya adalah berbagai serial komik Jepang (manga).

Baca juga: Game "Mobile Suit Gundam Online" akan berakhir pada 2022

Baca juga: "Jujutsu Kaisen 0" rajai box office di Jepang

Baca juga: "DIGIMON CON" dilaksanakan daring Februari 2022

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel