Serikat Buruh Minta Penjelasan Dirut BPJS Ketenagakerjaan soal Indikasi Korupsi

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) akan bertemu dengan Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan pada Rabu, 17 Maret 2021 pukul 12.00 - 14.00 WIB di Kantor Pusat BPJS Ketenagakerjaan.

Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan, dalam pertemuan nanti, pihaknya akan meminta penjelasan dan berdiskusi terkait indikasi dugaan korupsi di lembaga yang mengelola uang buruh tersebut.

"KSPI berharap Dirut BPJS Ketenagakerjaan yang baru berserta jajarannya memiliki semangat yang sama dengan kaum buruh untuk mengungkap dugaan korupsi," kata Said Iqbal dalam keterangannya pada Selasa (16/3/2021).

Terkait dengan hasil lengkap pertemuan dengan Dirut BPJS Ketenagakerjaan, Said Iqbal akan menyampaikannya kepada publik melalui rekan-rekan wartawan di Kantor Pusat BPJS Ketenagakerjaan, Jakarta Selatan.

"Hal ini dilakukan agar ada keterbukaan atas pertemuan pimpinan buruh dan petinggi BPJS Ketenagakerjaan," tuturnya.

Usut Dugaan Korupsi, Kejagung Kembali Periksa Eks Dirut BPJS Ketenagakerjaan

Direktur Perencanaan Strategis dan TI BPJS Ketenagakerjaan, Sumarjono, meninjau pelayanan di Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Salemba, Jakarta, Rabu (4/5). Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka memperingati hari buruh.(Liputan6.com/Fery Pradolo)
Direktur Perencanaan Strategis dan TI BPJS Ketenagakerjaan, Sumarjono, meninjau pelayanan di Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Salemba, Jakarta, Rabu (4/5). Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka memperingati hari buruh.(Liputan6.com/Fery Pradolo)

Jaksa penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa eks Direktur Utama (Dirut) BPJS Ketenagakerjaan berinisial AS, Kamis (25/2/2021). Dia diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi di BPJS Ketenagakerjaan.

"Saksi yang diperiksa hanya satu, yaitu inisial AS," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak dikutip dari Antara, Jumat (26/2/2021).

Eben menuturkan bahwa saksi AS dimintai keterangan guna mencari fakta hukum dan mengumpulkan alat bukti tentang kasus dugaan korupsi pada BPJS Ketenagakerjaan.

Sebelumnya, AS juga pernah dimintai keterangan dalam kasus ini ketika dia masih menjabat sebagai Dirut BPJS Ketenagakerjaan.

Status penanganan kasus dugaan korupsi ini telah naik dari penyelidikan ke penyidikan berdasarkan pada surat penyidikan Nomor: Print-02/F.2/Fd.02/2021.

Jaksa penyidik telah menggeledah Kantor BPJS Ketenagakerjaan di Jakarta Selatan pada Senin 18 Januari 2021 lalu dan menyita sejumlah data dan dokumen untuk kepentingan penyelidikan.

Sementara pemeriksaan saksi-saksi sudah dimulai sejak Selasa 19 Januari 2021. Namun hingga saat ini, belum ada tersangka dalam kasus dugaan korupsi ini.

BPJS Ketenagakerjaan diketahui telah berganti jajaran direksi sejak Jumat 19 Februari 2021 melalui terbitnya Keputusan Presiden (Keppres) 38/P 2021 tentang Pengangkatan Keanggotaan Dewan Pengawas dan Keanggotaan Direksi BPJS Ketenagakerjaan Masa Jabatan Tahun 2021—2026.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: