Sering Bicara Kasar, Perempuan di Kampar Digorok Ayahnya

Merdeka.com - Merdeka.com - MY (69), warga Kelurahan Sungai Pagar, Kecamatan Kampar Kiri Hilir, Kabupaten Kampar, Riau, tega menggorok leher putrinya bernama Elisyah (49) hingga tewas.

Kapolsek Kampar Kiri Hilir AKP Elva mengatakan, pelaku nekat membunuh anaknya dengan alasan sakit hati karena putrinya itu sering bicara kasar.

"Tersangka MY sudah kita tangkap dan ditahan untuk proses penyidikan," kata Elva, Kamis (6/10).

Elva menjelaskan, peristiwa pilu itu berawal saat korban datang ke rumah ayahnya di Desa Sungai Pagar Rabu (5/10). Setelah sampai, keduanya terlibat keributan.

"MY mengaku tidak terima dengan ucapan kasar dari korban dan langsung mengambil parang," tutur Elva.

Tanpa berpikir panjang, pelaku menggorok leher putrinya. Korban tidak berdaya dan tewas bersimbah darah tergeletak di lantai.

"Korban tak bisa melawan hingga tersungkur di lantai. Parang pelaku yang dipakai untuk membunuh korban sudah kita amankan," jelasnya

Setelah kejadian, pelaku menghubungi anak laki-lakinya bernama Firmansyah. Tak lama kemudian Firmansyah tiba di rumah ayahnya. Pelaku menyampaikan kepada Firmansyah, bahwa dia telah membunuh korban karena tak terima ucapan kasar dari mulut korban.

"Ayahnya mengaku membunuh korban karena sakit hati," jelasnya.

Setelah itu Firmansyah menghubungi warga dan pihak kepolisian. Polisi datang melakukan olah TKP. Jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau untuk autopsi.

Elva menyampaikan, saat ditangkap awalnya tersangka sempat tidak mengakui perbuatannya. Namun setelah polisi terus mendesak dan menemukan beberapa bukti, akhirnya pelaku mengaku. [cob]