Sering Buang Air Kecil, Tanda Penyakit Berbahaya?

Rochimawati, Isra Berlian
·Bacaan 2 menit

VIVA – Berkemih menjadi aktivitas yang normal dilakukan oleh manusia terutama ketika pagi hari atau saat terlalu banyak mengonsumsi air minum. Berkemih sendiri merupakan aktivitas untuk mengeluarkan cairan, racun dan zat sisa metabolisme dalam tubuh.

Namun, Anda harus waspada jika kondisi tersebut sering terjadi. Ada berbagai macam penyebab sering buang air kecil, mulai dari kondisi medis atau hal lainnya. Seperti apa saja? Berikut ini ulasan dari Spesialis Urologi, dr. Hani A. Hendarto, Sp.U, dalam program Hidup Sehat, TvOne.

Sering berkemih tanda diabetes

Sering berkemih bisa menjadi salah satu gejala dari diabetes sering kencing disamping gejala lainnya banyak makan dan minum. Hal ini karena pada orang diabetes itu gula tinggi otomatis kadar gula tinggi banyak disaring ginjal keluar dari tubuh sehingga sering kencing.

Namun, Hani menjelaskan sering kencing belum tentu semua diabetes. Ada juga karena fisiologi, seperti pada kehamilan umumnya di trimester 1 dan 3 sering kencing karena ada penekanan rahim ke kandung kemih, tapi bisa juga gejala penyakit lain seperti infeksi, prostat, infeksi saluran kemih, batu ginjal atau yang lain.

Sering berkemih tanda infeksi saluran kemih?

Dijelaskan, Hani sering berkemih bisa menjadi tanda infeksi saluran kemih terutama ketika infeksi di kandung kemih.

"Saluran kemih terdiri dari ginjal, saluran ginjal sampai ke kandung kemih. Kalau ada infeksi di kandung kemih, otomatis akan terjadi iritasi pada dinding kemih sehingga ada sedikit saja cairan di ginjal ingin kencing," ujar dia.

Sering berkemih gejala gangguan fungsi ginjal?

Dijelaskan Hani, gangguan ginjal dimana terdapat infeksi ginjal atau batu pada ginjal karena adanya batu menyebabkan infeksi. Infeksi tersebut akan menimbulkan peradangan otomatis orang akan lebih sering berkemih, kencingnya berdarah.

"Infeksi bisa di ginjal karena adanya sumbatan batu timbul nanah kalau infeksi di ginjal disertai sakit pinggang. Bisa juga infeksinya di di kandung kemih, gejalanya rasa terbakar, rasa sakit di bawah perut," tuturnya.

Bisa jadi karena udara dingin

Sering berkemih juga bisa terjari karena seseorang berada di udara dingin. Menurut Hani, cairan tubuh manusia normal dikeluarkan melalui keringat dan kencing.

"Di udara dingin, otomatis kita tidak berkeringat cairan itu keluar melalui kencing," ujar dia.