Sering Cemas atau Merasa Depresi? Jauhkan Diri Sejenak dari Pekerjaan dengan Cuti Kerja

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Menurut para pakar, penyakit mental tidak boleh diperlakukan secara berbeda dari penyakit fisik, terutama jika kamu merasa malu untuk mengakuinya. Kamu tidak boleh menyalahkan diri sendiri karena sedang mengalami radang tenggorokan, jadi mengapa kamu harus memandang rendah diri sendiri karena berjuang dengan depresi, kecemasan, atau gangguan makan?

TERKAIT: Trik Siasati Stres yang Dialami Para Orangtua selama Masa Pandemi COVID-19

TERKAIT: 4 Dampak Kesehatan Mental dan Diri Selama Pandemi di Hari Kesehatan Nasional

TERKAIT: Patahkan Stigma, Selena Gomez akan Luncurkan Platform Kesehatan Mental

Jika ini masuk di logikamu, maka orang-orang yang berjuang dengan kesehatan mental mereka harus mempertimbangkan untuk mengambil cuti dari pekerjaan. Ini sama halnya ketika kamu mengambil cuti sakit.

Hari-hari menjadi penting karena pikiran dan kesejahteraan psikologis penting untuk kesehatan fisik dan kesehatan secara keseluruhan. Saat kamu mengabaikan kebutuhan kesehatan mental, ini bisa memiliki konsekuensi langsung dan parah, seperti dilansir dari purewow.com.

Cuti kerja, cara menjaga kesehatan mental

Cuti kerja untuk memenuhi kebutuhan kesehatan mental bukan sesuatu yang memalukan. Simak di sini penjelasannya.
Cuti kerja untuk memenuhi kebutuhan kesehatan mental bukan sesuatu yang memalukan. Simak di sini penjelasannya.

Memprioritaskan kesehatan mental dan mengambil hari libur untuk mengisi ulang energi bisa meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, meningkatkan energi, dan suasana hati. Masih banyak orang merasa bersalah atau seolah-olah mengambil cuti pekerjaan untuk kesehatan mental adalah tanda kelemahan.

Jenis pemikiran seperti ini melanggengkan stigma kesehatan mental. Jika kamu bisa mengambil manfaat dari satu hari cuti untuk meningkatkan kesehatan mental dan menghilangkan stres, maka lakukanlah.

Tentu saja, jenis pekerjaan tertentu mungkin lebih terasa menyenangkan untuk dilakukan, tapi jika kamu mampu, bersikaplah terbuka dan tunjukkan rasa nyaman, biarkan atasanmu tahu bahwa kamu sangat menghargai waktu yang diberikan cuti dari pekerjaan. Kejujuran akan kerentanan dan pengakuan bahwa karyawan yang produktif adalah mereka yang sehat dan bahagia, ini benar.

Cuti kerja, cara menjaga kesehatan mental

Cuti kerja untuk memenuhi kebutuhan kesehatan mental bukan sesuatu yang memalukan. Simak di sini penjelasannya.
Cuti kerja untuk memenuhi kebutuhan kesehatan mental bukan sesuatu yang memalukan. Simak di sini penjelasannya.

Bagaimana jika memungkinkan, usahakan untuk menghabiskan hari-hari kerjamu dengan lebih efektif dan efisien. Luangkan waktu walau sebentar untuk berjalan-jalan atau melakukan aktivitas yang membuatmu nyaman.

Hindari menggunakan media sosial, email kantor, dan melakukan percakapan yang membuat stres. Nikmati hari-hari kerjamu, sebaik mungkin dan tidak perlu malu mengakui bahwa perawatan kesehatan mental itu memang penting.

#Elevate Women

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel