Sering Diabaikan, 5 Penyebab Kulit Kepala Gatal Selain karena Ketombe

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Kulit kepala yang gatal seringkali mengganggu aktivitas sehari-hari. Hal itu juga dapat membuat seseorang merasa malu karena tangannya terus menerus menggaruk kepala yang gatal.

Oleh karena itu, Anda perlu mengetahui penyebab kulit kepala gatal.

Kebanyakan individu berpikir bahwa rasa gatal di kulit kepala disebabkan oleh ketombe. Padahal, ada berbagai kondisi yang menyebabkan kulit kepala gatal. Mulai dari kulit kepala yang kering, reaksi alergi, hingga karena menguncir rambut terlalu ketat.

Melansir dari The Healthy, Minggu (23/5/2021), berikut lima penyebab kulit kepala gatal selain karena ketombe.

1. Kulit Kepala Kering

Rambut kering dan tipis: Kurang asupan nutrisi. (Via: youne.com)
Rambut kering dan tipis: Kurang asupan nutrisi. (Via: youne.com)

Kulit kepala kering bisa menimbulkan rasa gatal yang mengganggu kenyamanan dan penampilan. Kondisi kulit kepala yang kering mengakibatkan hilangnya minyak pelindung kulit kepala sehingga kulit menjadi lebih sensitif.

Selain itu, kulit kepala yang kering tak hanya menyebabkan gatal, tetapi juga dapat menimbulkan infeksi akibat luka garukan.

Sebaiknya, gunakan pelembab atau melakukan perawatan pada kulit kepala dan rambut setiap satu kali dalam seminggu untuk mengurangi rasa gatal di kulit kepala.

2. Reaksi Alergi

Ilustrasi Warna Rambut Light Ash Brown Credit: unsplash.com/Averie
Ilustrasi Warna Rambut Light Ash Brown Credit: unsplash.com/Averie

Salah satu penyebab kulit kepala yang gatal adalah karena alergi cat rambut. Biasanya, terdapat kandungan Para-phenylenediamine (PPD) pada cat rambut yang berbahaya bagi tubuh sehingga menimbulkan reaksi gatal di kulit kepala.

Sebuah penelitian mengatakan, PPD dianggap sebagai "biang keladi" utama penyebab alergi cat rambut.

Ketika tubuh alergi terhadap pewarna rambut, PPD bereaksi dengan sistem pertahanan dan kekebalan tubuh. Hal itu membuat tubuh menghasilkan zat yang memicu peradangan, seperti sitokin.

3. Kotoran dan Keringat

Ilustrasi rambut lepek. (Sumber: skincareof.com)
Ilustrasi rambut lepek. (Sumber: skincareof.com)

Setelah melakukan aktivitas seharian, tubuh akan berkeringat, termasuk pada kulit kepala. Keringat dan kotoran yang menempel pada kulit kepala inilah yang menimbulkan rasa gatal.

"Ketika Anda jarang keramas, minyak alami, kotoran dan residu produk akan menumpuk di akar dan kulit kepala sehingga menimbulkan gatal," kata Dr. Shainhouse, seorang dokter kulit di University of Southern California.

Untuk menghindari kepala kulit yang gatal, sebaiknya Anda mencuci dan membersihkan rambut secara rutin. Keramas setiap dua hari sekali dan gosok kulit kepala Anda agar kotoran dan minyak berlebih larut.

4. Terbakar Sinar Matahari

Beberapa beauty hack berikut ini bisa membantu kamu mendapatkan rambut Instagram ready selama traveling
Beberapa beauty hack berikut ini bisa membantu kamu mendapatkan rambut Instagram ready selama traveling

Umumnya, penyebab kulit kepala gatal karena terpapar sinar matahari. Hal itu juga diikuti dengan adanya serpihan kulit mati yang menyerupai ketombe.

Namun, terus menggaruknya justru akan merangsang rasa gatal pada kulit kepala yang sedang sensitif. Apalagi jika tangan Anda kotor, kulit kepala akan mengalami infeksi.

Sebaiknya, Anda menggunakan topi atau pelindung kepala saat beraktivitas sepanjang hari di luar ruangan. Anda juga dapat meredakannya dengan mandi menggunakan air dingin.

5. Kuncir Kuda Terlalu Ketat

rambut kuncir ala ekor kuda (foto: shutterstock)
rambut kuncir ala ekor kuda (foto: shutterstock)

Menguncir rambut terlalu ketat atau kencang dapat menyebabkan rambut rontok dan kulit kepala gatal. Gaya menguncir rambut yang satu ini dapat menarik rambut, saraf dan otot di sekitarnya ke arah yang tak semestinya.

Hal itu menimbulkan rasa sakit pada kulit kepala dan gatal ketika melepas ikatan kunciran tersebut. Sebaiknya, kuncirlah rambut dengan ikatan yang sedikit longgar agar tak kulit kepala tak gatal dan rambut dapat bernafas.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel