Sering Diucapkan Banyak Orang, Ini Arti dari Istilah Wibu

Lutfi Dwi Puji Astuti, Sumiyati
·Bacaan 2 menit

VIVA – Buat kamu para pecinta anime, pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah wibu. Ya, orang-orang yang menggandrungi anime, kerap memanggil temannya dengan istilah wibu ini. Lalu sebenarnya, apa arti wibu itu sendiri?

Dihimpun VIVA dari berbagai sumber, orang yang hobi menonton anime saja, masih belum bisa dikategorikan sebagai wibu. Istilah ini memiliki arti yang lebih jauh lebih dalam daripada sekadar suka dengan anime.

Memiliki nama lain Japanofilia, wibu berasal dari bahasa Inggris, Weeaboo. Ungkapan ini ditujukan kepada seseorang, terutama orang-orang non Jepang yang terobsesi dengan budaya Jepang secara berlebihan.

Orang-orang ini kerap bertingkah seakan-akan mereka tinggal di Jepang, meskipun mereka bukan warga negara Jepang dan tidak tinggal di sana. Dalam bahasa Jepang, istilah untuk wibu adalah shinnichi.

Istilah ini pertama kali digunakan pada awal abad ke-18 dan berubah cakupannya seiring berjalannya waktu. Istilah weeaboo, kemudian disingkat menjadi weeb. Kata ini berasal dari webcomic berjudul The Perry Bible Fellowship.

Menurut sejarahnya, kata tersebut tidak memiliki arti dan dianggap sebagai sesuatu yang tidak menyenangkan. Japanofilia dianggap terbelakang karena dianggap kurang menghargai budaya bangsa dan negaranya sendiri, untuk tingkat yang lebih parah.

Menurut beberapa keterangan, japanofilia tidak terlalu sama artinya dengan wibu. Sebab pada dasarnya, japanofilia memiliki minat yang sangat luas tentang budaya Jepang, sedangkan wibu hanya terfokus pada pop culture Jepang, seperti anime dan manga.

Namun saat ini, istilah wibu cenderung sudah sangat bias. Di masyarakat Indonesia sendiri, wibu memiliki arti sebagai orang yang menonton anime atau membaca manga yang berada di level candu, tidak sampai ke tingkat yang sangat ekstrem seperti membangga-banggakan budaya Jepang.

Orang-orang yang kerap menggunakan istilah wibu biasanya berasal dari media sosial. Mereka menggunakan frasa Jepang dalam percakapan, memasang foto anime sebagai profil, dan menggunakan nama dalam frasa bahasa Jepang, padahal nama aslinya tidak seperti itu.

Jadi, kesimpulannya wibu bukanlah kepanjangan dari istilah apapun, melainkan hanya bahasa serapan asing.