Sering Melupakan Hal-Hal Penting? Coba 7 Tips Bermanfaat Berikut Ini

Fimela.com, Jakarta Mengingat sesuatu adalah sebuah proses dengan dua langkah. Pertama, kamu harus memiliki kode untuk memori, atau membuatnya melekat di otak. Kemudian, kamu harus mengambilnya. 

Dr. Melissa Shepard, MD, seorang psikiater di Memory Center Charlotte mengatakan, ketika kamu membuat memori, semua isyarat sensorik lainnya yang terjadi pada saat yang sama juga memudahkan kamu untuk mengingat.

"Mungkin saat itu kamu sedang lapar atau lelah, atau kamu mungkin mencium sesuatu yang istimewa, cobalah mengingat elemen-elemen itu," katanya.

Dilansir dari bustle.com megingat nama klien yang diperkenalkan rekan kerja kamu saat makan malam kemarin misalnya, akan sangat membantu. Faktor gaya hidup juga sangat berperan dalam ingatan. Olahraga, asupan nutrisi, dan stres juga dapat mengacaukan kemampuan kamu untuk fokus pada hal-hal yang perlu kamu ingat.

“Jika kamu merasa cemas,” kata Dr. McQuiston, seorang ahli saraf mengatakannya pada bustle “itu bukan saatnya untuk mengemaskan koper dan bepergian. Otakmu tengah sibuk dengan hal lain.”

Tetapi jika kamu memiliki tidur yang cukup, mudah mengendalikan stres, dan memiliki catatan kesehatan yang baik, kamu hanya perlu bantuan mengingat hal-hal kecil saja. Jika kamu terlalu sering kehilangan barang-barang atau melupakan hal-hal mendasar, seperti kunci apartemen atau nama rekan kerja baru kamu, berikut adalah tujuh tips yang akan membantumu untuk (hampir) tidak lagi melupakan hal-hal penting sehari-hari.

1. Simpan barang-barang umum yang sering digunakan di satu spot

Ilustrasi Memori | unsplash.com/@invictar1997

Shepard menyarankan untuk menjaga hal-hal seperti obat-obatan sehari-hari di dekat sesuatu yang juga kamu gunakan sehari-hari. Misalnya, sikat gigi. "Kamu tidak bisa menyikat gigi karena terasa kotor. Kemudian kamu melihat kotak obat lalu duduk di sana dan mengingat, OK, saya harus minum obat.”

2. Simpan sesuatu yang tidak ingin kamu lupakan di dekat sebuah kunci

Cara ini termasuk jenius. Shepard pernah ingin mengingat untuk membawa Tupperware yang berisi sisa makanan dari sebuah pesta keluarga, jadi dia meletakkan kunci mobilnya di lemari es dengan Tupperware. Logikanya, ia benar-benar tidak bisa pergi tanpa kunci mobilnya, jadi ia harus mengingat Tupperware itu ketika ia pergi untuk menyalakan mobilnya.

3. Paradoks untuk sebuah nama

Nama adalah salah satu hal yang paling sulit untuk diingat, bahkan tidak ada tips lain untuk memperbaikinya. Menurut Ira Hyman, PhD, penulis Psychology Today, kita lebih mengingat cerita atau detail tentang seseorang daripada nama sebenarnya.

McQuiston mendukung pendapat ini. "Katakanlah nama seseorang adalah Craig, kemudian kamu dapat menghubungkannya dengan Daniel Craig, seorang aktor. Jadi ketika kamu melihat mereka lagi, kamu bisa mengingatnya saat kamu lupa nama mereka. Cerdik, bukan?

4. Mengatur Alarm

Alarm | unsplash.com/@malvestida

Mengatur alarm adalah salah satu peretas terbaik untuk berhenti melupakan hal-hal yang baik. Jika kamu membutuhkan pengingat, atur pengingat! Untuk tugas mingguan, seperti membuang sampah atau mengganti seprai, buat peringatan kalender dan atur agar ponsel dapat mengulanginya secara rutin setiap minggu.

Jika kamu membagi hari menjadi bagian-bagian kecil yang bisa diatur, sehingga kamu tidak begitu terserap oleh satu tugas lainnya yang mungkin akan membuat kamu lupa. Kamu juga bisa meminta temanmu untuk menjadi pengingat hal-hal lainnya yang mudah membuatmu lupa.

5. Buatlah "To-Do-List"

Kamu tidak dapat melakukan setiap tugas dengan benar ketika alarm mati, jadi akan sangat membantu jika kamu menuliskan semuanya pada sebuah notes tentang apa saja yang harus dilakukan, terutama pekerjaan yang menetapkan deadline.

Shepard juga memperingatkan agar jangan terlalu banyak menulis hal-hal yang harus dilakukan. "Jika kamu memasukkan 20 item dalam daftar itu, kamu mungkin akan melupakan beberapa di antaranya, meskipun ada di notes," katanya. "Kamu juga akan merasa gelisah ketika kamu tidak memeriksa semua barangmu."

Sebaliknya, cobalah memprioritaskan tiga sampai lima hal teratas yang perlu kamu lakukan, dan fokuslah pada hal itu. Atau, jika ini bermanfaat bagi kamu, kamu dapat membuat daftar tugas yang berjenjang untuk semua pekerjaan, jangka pendek dan jangka panjang. Ini adalah cara yang sangat efektif untuk membuat hidup menjadi lebih mudah.

6. Ulangi

Ilustrasi Repetisi | unsplash.com/@amyshamblen

Luangkan waktu sejenak untuk mengulangi detail yang tidak ingin kamu lupakan, seperti nama, alamat, atau pengucapan khusus. Tindakan pengulangan ini akan membantu memasukkan detail di otakmu. Tindakan ini akan sangat membantu dalam mengingat nama.

"Manusia senang mendengar nama mereka sendiri, jadi kamu akan mudah berteman dengan mengulangi nama orang kembali kepada mereka," kata Dr. Shepard.

Melakukan ini dengan keras menambahkan isyarat sensorik lain untuk mengingat memori, tetapi kamu dapat melakukan ini dengan berbagai cara. Menulis sesuatu misalnya, seperti, dengan pensil dan kertas.

"Kamu mendapatkan umpan balik dari dari tindakan menulis sehingga apa yang kita tulis tersimpan di otak," kata Dr. Shepard. "Semakin banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk mengulangi sesuatu, semakin baik."

7. Lakukan apa yang harus dilakukan terlebih dahulu

Bagian terburuk dalam melupakan sesuatu adalah saat kamu ingat bahwa kamu harus membawa laptop ke kantor esok hari saat sedang memasak untuk makan malam. Semakin kamu bisa mengatur apa yang seharusnya menjadi prioritasmu, kamu akan lebih mudah untuk mengingatnya. Ini juga akan membantu kamu ketika sedang menyelesaikan banyak pekerjaan, jadi jangan lupa satu detail penting itu.

“Selesaikan semuanya saat kamu sedang baik-baik saja dan dalam keadaan tenang serta otakmu akan bekerja dengan baik,” kata Dr. McQuiston.

Menempatkan kunci di tempat yang sama setiap hari bukan hanya bentuk pengulangan, tetapi untuk memastikan harimu berjalan dengan baik. McQuiston juga menyarankan untuk meletakkan sepatu yang kamu tahu harus kamu bawa ke atas di tangga rumah, atau menyimpan tas belanja di dekat pintu sehingga kamu dapat dengan mudah meraihnya saat keluar. Selain itu kamu juga bisa menulis sendiri Post-it di notes atau tempat lain yang bisa dengan mudah kamu lihat.

Penulis: Iffah Nurahmah

#ChangeMaker