Sering Nongkrong, Generasi Z Berpotensi Penyebar Utama Virus COVID-19

Syahdan Nurdin, hafizelhaq-520
·Bacaan 2 menit

VIVA – Sebagian besar Generasi Z adalah berpotensi penyebar utama virus covid-19 di Indonesia. Mereka menganggap pergi keluar adalah hal yang bukan harus dilarang oleh pemerintah.

Bagi mereka PSBB bukanlah hal yang penting karena pergi untuk nongkrong dan bertemu teman-teman untuk menghilangkan rasa bosan dan jenuh di rumah

Saat menjadi Staf Khusus Presiden, Adamas Belva Syah Devara, memberikan pendapat bahwa Generasi Z merupakan peranan besar dalam memutus rantai penyebaran Virus Corona. Mengingat Generasi Z adalah generasi yang menularkan virus corona terbesar.

“Yang menyebarkan virus kita semua. Kita harus sadar untuk mencegah virus ini, kita harus jaga jarak. Mulai dari diri sendiri karena kita bukan berhadapan dengan siapa pun tapi sedang berhadapan dengan diri sendiri,” kata Belva dalam konferensi pers di BNPB Jakarta Senin, 23 Maret 2020.

“Dari awal pandemi ini hadir, saya memang sudah pergi keluar rumah untuk bekerja, dan pergi ke Café. Saya suka sekali bertemu dengan teman- teman, karena menghilangkan rasa bosan karena terus-terusan di dalam rumah, belum lagi efek karena kuliah online dan skripsi, hal tersebut yang membuat semakin stress, jadi saya memaksakan untuk tetap have fun di luar rumah dan bertemu teman-teman saya.” kata Kevin, management 2016 Universitas Atmajaya, Jum’at 30 Oktober 2020 .

Kata Kania Ismiati, Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie 2019, Virus corona ini memang membahayakan banyak orang, tapi kami sebagai Generasi Z yang tidak punya penghasilan tetap yang hanya mengandalkan uang bulanan dari orangtua saja
Bagaimana bisa jika kita tidak keluar, kami sebagai Generasi Z merasa bosan dan jenuh dengan adanya pandemi ini sangat merugikan kami.

Ada fakta baru. Ternyata, di Surabaya, Provinsi Jawa Timur, 70 persen yang terpapar Covid-19 adalah Generasi Z .Informasi tersebut disampaikan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Dia menyebut, hampir 70 persen kasus COVID-19 di Ibu Kota Provinsi Jawa Timur terjadi pada Generasi Z.

Generasi Z dihimbau untuk tetap berada di rumah karena penyebab penyebaran virus Covid-19 adalah Generasi Z dikarenakan kalian sering kali keluar rumah dan nongkrong di mana mana yang membuat penyebaran virus ini menjadi lebih cepat dan penyebarannya rata.

Di luar sana banyak sekali terlihat Generasi Z yang nongkrong di kafe, mall maupun tempat terbuka jarang sekali terlihat memakai masker dan menjaga jarak

Padahal hal ini diwajibkan peraturannya sudah dibuat dan harus ditaati oleh mereka yang terpaksa bepergian, sedangkan Generasi Z ini hanya hangout dan nongkrong saja

Anak Remaja rentan mengalami keparahan penyakit terutama apabila memiliki kondisi kronis bawaan.

Generasi Z kini juga rentan terhadap infeksi virus corona yang parah. Studi terbaru yang dipublikasikan di Journal of Adolescent Health mendapati satu dari tiga anak muda dewasa rentan terkena Covid-19 dengan gejala yang parah.

Hasil studi ini didapat setelah peneliti dari University of California, Amerika Serikat menganalisis lebih 8.000 orang berusia 18-25 tahun yang ikut dalam National Health Interview Survey.

Peneliti melihat kerentanan medis terkait Covid-19 yang parah dengan indikator risiko dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), termasuk kondisi kesehatan dan kebiasaan merokok.