Seruan Anti-makanan Sisa Sadarkan Pasar Makanan Mewah Cina

Associated Press/Kin Cheung

BEIJING (AP) - Pemasok sirip ikan hiu, tiram, minuman keras mahal dan barang-barang mewah lainnya di Cina telah mengalami kehilangan pendapatan yang cukup besar, sejak pemimpin baru Xi Jinping memerintahkan para pejabat mengurangi gaya hidup mewah.

Departemen Perdagangan mengatakan pada Rabu bahwa bisnis katering kelas mewah di Beijing anjlok 35 persen sejak perintah Xi dua bulan lalu.

Xi, yang mulai menjabat sejak November sebagai sekretaris jenderal Partai Komunis, memerintahkan penghapusan perjamuan dan kemegahan lainnya. Selama liburan Tahun Baru Imlek pekan lalu, penjualan sup sirip ikan hiu di hotel-hotel di Beijing merosot 70 persen, kata kementerian tersebut. Penjualan tiram dan sup sarang burung turun 40 persen.

Produsen minuman keras mahal menghadapi penjualan yang melemah. Beberapa telah memangkas harga hingga 30 persen.

Dalam pertemuan penguasa Politburo pada Desember, Xi menegaskan bahwa peraturan tersebut diberlakukan bagi kunjungan pemimpin negara dan ornamen kekuasaan secara drastis dikurangi. Upacara penyambutan yang rumit harus hilang, kekacauan lalu-lintas dihindari, serta laporan yang sering kali tidak berguna mengenai tingkah laku para pemimpin, ditiadakan.

Dia kemudian meminta orang-orang agar lebih hemat dan menghindari sesuatu yang berlebihan, menyusul kampanye "Clear the Plate" yang dilakukan para pengguna internet yang menyerukan restoran untuk mengurangi makanan sisa.

Kata-katanya memicu kampanye anti-makanan sisa di media negara dan perintah dari pengawas TV negara mengatakan bahwa semua saluran radio dan televisi harus memangkas iklan yang mempromosikan budaya memberikan jam tangan mewah, perangko langka dan koin emas — sebuah praktik yang erat dengan korupsi.

Seiring langkah penghematan Xi, para pejabat pemerintah dan perusahaan negara dilaporkan membatalkan jamuan Tahun Baru Imlek di hotel mewah tahun ini.

Kampanye anti-makanan sisa juga meluas ke militer. Tentara Pembebasan Rakyat Cina mengeluarkan perintah pada pekan ini bahwa sisa makanan bisa digunakan dengan lebih baik, kantor berita resmi Xinhua mengatakan pada Rabu.

Laporan tersebut mengutip langkah-langkah baru yang mengatakan bahwa nasi yang tidak dihabiskan dan hidangan lainnya seharusnya bisa dimasak kembali menjadi nasi goreng dengan telur, sedangkan sayuran sisa bisa dibuat menjadi acar atau dibuat menjadi makanan pembuka.

Memuat...