Setahun di Indonesia, Shin Tae-yong Bocorkan Kekurangan Timnas

Pratama Yudha
·Bacaan 1 menit

VIVA – Shin Tae-yong sudah lebih dari satu tahun menangani Timnas Indonesia. Dia pun membeberkan perbedaan pemain Indonesia dengan luar negeri.

Pelatih asal Korea Selatan itu ditunjuk menangani skuad Garuda pada 28 Desember 2019. Dia menggantikan posisi Simon McMenemy yang didepak setelah terpuruk di Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia.

Dikontrak selama empat tahun, Shin Tae-yong diminta untuk memajukan prestasi Timnas Indonesia. Maka itu, dia diberi beban menangani di segala level usia mulai U-19 hingga senior.

Berdasarkan pengalaman tersebut, pria asal Korea Selatan itu langsung menganalisis kelebihan dan kekurangan para penggawa Tim Merah Putih. Menurutnya, pemain Indonesia memiliki kualitas dan teknik yang mumpuni. Hanya saja, kekurangannya cukup mengkhawatirkan lantaran mencakup fisik dan mental bertanding.

"Kemampuan pemain Indonesia sebenarnya tak kalah dengan pemain luar, termasuk Asia. Cuma yang kurang itu mental dan fisik jadi jika mau naik level perlu tingkatkan dua hal itu," kata eks juru taktik Timnas Korea Selatan.

Sejatinya, Shin Tae-yong sudah mulai melakukan pekerjaannya dengan memoles kemampuan fisik dan mental para penggawa Timnas Indonesia. Terutama, di level U-19 yang sebelumnya diproyeksikan tampil di Piala Dunia U-20 2021.

Sayangnya, seluruh persiapan tersebut kembali mentah lantaran FIFA telah memutuskan untuk membatalkan edisi 2021 dan diganti menjadi 2023 dengan Indonesia tetap jadi tuan rumah.

Lebih parahnya, kompetisi sudah tak berjalan selama setahun. Membuat fisik pesepakbola Indonesia menjadi semakin kedodoran.

"Umpamanya liga berjalan baik, pastinya pemain bisa tunjukkan performa yang lebih baik lagi," tutur Shin Tae-yong.