Setahun Lalu, Mbak You Ungkap Sudah Tahu Kapan Dirinya Meninggal

·Bacaan 1 menit

VIVA – Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, peramal Mbak You meninggal dunia hari ini, Kamis, 1 Juli 2021. Paranormal itu dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong.

Setahun sebelum meninggal dunia, peramal Mbak You ternyata pernah mengungkapkan bahwa ia telah mengetahui kapan dirinya akan tutup usia. Hal itu ia tuturkan dalam sebuah video di channel YouTube Denny Darko yang diunggah 28 Maret 2020 lalu.

Dalam video berjudul 'MERINDING! Menjawab Pertanyaan Kalian Semua, Mbak You Sudah Tau Kapan Dia Akan Meninggal' tersebut, Denny bertanya, "Ada pertanyaan, kalau lu bisa meramal masa depan, tau enggak kapan lu mati?"

Mbak You pun menjawab bawah ia sering menerima pertanyaan semacam itu. Ia bahkan langsung mengatakan apa yang ia ketahui soal kematian dirinya sendiri.

"Tapi Mbak You bisa kan (meramal diri sendiri meninggal)? Dan Mbak You tahu kapan Mbak You meninggal?" tanya Denny Darko.

"Kalau saya bilang bisa, mah bisa. Ya, kurang lebih (sensor) tahun dan karena sakit," ungkap Mbak You blak-blakan.

Meski mengaku telah mengetahui kapan ajal akan menjemputnya, namun Mbak You berharap bahwa ia bisa memiliki umur panjang. Ia pun memohon kejaiban dari Yang Maha Kuasa.

"Kapan Mbak You mati? Harapan saya umur panjang, harapan saya minta keajaiban. Dengan segala apa yang terjadi ke depannya, moga-moga saya diberi keberkahan, rezeki umur panjang, terus kesempatan untuk berbuat baik. Itu semua terjadi karena Tuhan," jelasnya.

Mbak You menambahkan bahwa ia sebenarnya paling sedih saat membicarakan kematian. Ia bercerita, saat masih bersekolah di Jogja, ia mengaku sudah bisa mencium bau orang yang akan meninggal dunia.

"Saya kadang-kadang bertemu orang karena penciuman. Orang itu sakit, orang ini mau meninggal, orang ini mau kejadian apa," katanya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel